Dokter Sheryl Elita menambahkan sejak 11 Mei 2026 itu sesungguhnya stok cairan dialisa masih ada dengan kuota yang sangat terbatas. Kuota yang terbatas itu, kata dia, diprioritaskan bagi 11 pasien cuci darah yang menjalani rawat inap. Sedangkan untuk pasien rawat jalan, jika mengeluh sesak, disarankan ke IGD untuk mendapatkan penatalaksanaan awal.
“Sampai hari ini stok emergency juga sudah habis,” ungkap Dokter Sheryl Elita.
Dokter Sheryl Elita berharap PT Citra Niaga selaku ekspedisi bisa segera melakukan pembongkaran cairan dialisa dan mengirimkan ke Unit Hemodialisis sehingga stok cairan dialisa bisa kembali normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini di Unit Hemodialisis, tidak ada satu pun pasien di ruangan tersebut. Hanya terlihat Dokter Sheryl Elita bersama 2 tenaga medis. Mereka sedang melayani keluarga pasien. Seorang keluarga meminta surat pengantar dari dokter untuk pasien yang hendak menjalani proses cuci darah di Kupang.
“Mama saya harus cuci darah. Sekarang Mama cuci darah di Kupang karena di sini tidak ada cairan dialisa,” jelas keluarga pasien.
Sementara seorang lagi, tampak mengamok karena keluarganya tidak mendapatkan pelayanan cuci darah akibat ketiadaan cairan dialisa. Dia bahkan mengaku telah mendatangi Kantor PT Citra Niaga untuk segera membongkar kiriman cairan dialisa untuk diantar ke Unit Hemodialisis.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












