Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 747 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana ruangan Unit Hemodialisis di RSUD TC Hillers Maumere, Senin (18/5), tanpa ada pasien cuci darah

Suasana ruangan Unit Hemodialisis di RSUD TC Hillers Maumere, Senin (18/5), tanpa ada pasien cuci darah

Dokter Sheryl Elita menambahkan sejak 11 Mei 2026 itu sesungguhnya stok cairan dialisa masih ada dengan kuota yang sangat terbatas. Kuota yang terbatas itu, kata dia, diprioritaskan bagi 11 pasien cuci darah yang menjalani rawat inap. Sedangkan untuk pasien rawat jalan, jika mengeluh sesak, disarankan ke IGD untuk mendapatkan penatalaksanaan awal.

“Sampai hari ini stok emergency juga sudah habis,” ungkap Dokter Sheryl Elita.

Dokter Sheryl Elita berharap PT Citra Niaga selaku ekspedisi bisa segera melakukan pembongkaran cairan dialisa dan mengirimkan ke Unit Hemodialisis sehingga stok cairan dialisa bisa kembali normal.

Pantauan media ini di Unit Hemodialisis, tidak ada satu pun pasien di ruangan tersebut. Hanya terlihat Dokter Sheryl Elita bersama 2 tenaga medis. Mereka sedang melayani keluarga pasien. Seorang keluarga meminta surat pengantar dari dokter untuk pasien yang hendak menjalani proses cuci darah di Kupang.

Baca Juga :  Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

“Mama saya harus cuci darah. Sekarang Mama cuci darah di Kupang karena di sini tidak ada cairan dialisa,” jelas keluarga pasien.

Sementara seorang lagi, tampak mengamok karena keluarganya tidak mendapatkan pelayanan cuci darah akibat ketiadaan cairan dialisa. Dia bahkan mengaku telah mendatangi Kantor PT Citra Niaga untuk segera membongkar kiriman cairan dialisa untuk diantar ke Unit Hemodialisis.

Berita Terkait

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores
SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta
Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira
PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 07:59 WITA

Perpamsi Salurkan Rp 214 Juta untuk 5 Perusahaan Air Minum Terdampak Gempa Flores

Senin, 21 September 2026 - 10:21 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Gelar Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat SMP di Sikka, Total Hadiah Rp 11,8 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 19:48 WITA

Abadikan Tokoh Pendidikan, Aula SMKS Yohanes XXIII Maumere Diberi Nama Aula Jeremias Pareira

Senin, 14 September 2026 - 18:22 WITA

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Jumat, 11 September 2026 - 22:24 WITA

Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian

Kamis, 10 September 2026 - 22:25 WITA

Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito tengah memberikan keterangan pers di Cimahi, Rabu (16/9)

Nasional

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Kamis, 17 Sep 2026 - 22:07 WITA