Sementara itu, secara nasional Sekolah Rakyat permanen yang sedang dalam proses pembangunan adalah 93 titik, dan 7 titik lainnya masih dalam proses lelang.
“Mari Bapak-Ibu sekalian renungkan, bayangkan di kabupaten Bapak-Ibu sekalian ada gedung (Sekolah Rakyat) permanen dengan ilustrasi sebagai berikut, dimana ini gambarnya langsung oleh tim presiden dan yang membangun adalah Kementerian Pekerjaan Umum,” jelas Gus Ipul seraya menunjuk tayangan di layar.
Senada dengan Gus Ipul, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena juga mendorong agar setiap Kabupaten/Kota di NTT bisa secepatnya mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalian membuktikan kepada Pak Menteri bahwa NTT bisa. Dan ini mempercepat target dari Pak Menteri dan seluruh jajaran adalah NTT punya Sekolah Rakyat di 22 Kabupaten/Kota dan di Provinsi dua,” kata Gubernur NTT.
Di samping Sekolah Rakyat, Pemerintah Propinsi NTT siap mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto lainnya seperti Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, menjadi rujukan penting untuk menentukan berbagai pergerakan dari dukungan sosial bagi masyarakat, terutama yang miskin dan perlu dibantu,” ujar Gubernur NTT.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












