Ketiga, meminta penyusunan database guru honor di daerah dan nasional yang terukur dan akurat, guna menghindari ketimpangan data dan percepatan pengangkatan guru honor menjadi PPPK yang adil dan proporsional berdasarkan masa pengabdian.
Dan keempat, meminta Kemendikdasmen dan Kementerian Keuangan agar dana transfer daerah atau skema afirmasi khusus bagi daerah yang berkapasitas anggaran rendah.
Partai Golkar Sikka menegaskan tidak pernah bisa cukup berterimakasih atas seluruh dedikasi, kebijaksanaan dan tanggung jawab guru-guru honor di Kabupaten Sikka. Partai Golkar Sikka bersama Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Mekeng telah berjuang dan berkarya, dan perjuangan serta karya itu kini nyata dan membuahkan hasil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen Presiden
Salah satu indikator perjuangan ini telah menjadi nyata yakni pada 11 Juni 2026 Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan komitmen pemerintah untuk mendorong kualitas pendidikan nasional melalui peningkatan kesejahteraan dan pengembangan kompetensi guru.
Kebijakan bagi tenaga pendidik mencakup kenaikan tunjangan dan insentif guru ASN dan non ASN. Kebijakan penyesuaian gaji dan tunjangan yaitu Tunjangan Profesi Guru non ASN dari Rp1,5 juta ditingkatkan menjadi Rp2 juta perbulan. Lalu insentif untuk guru honorer/non ASN juga mengalami kenaikan secara bertahap. Guru ASN mendapat tambahan kesejahteraan dengan besaran setara satu kali gaji pokok.
“Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat perlindungan dan penghargaan terhadap profesi guru,” demikian Siaran Pers Partai Golkar Sikka yang ditandatangani Gorgonius Nago Bapa dan Alfonsus Nafarete Situ Mekeng.


Ikuti Kami
Subscribe












