Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 366 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pola pendekatan bertindak lokal dan berpikir nasional dari Partai Golkar Sikka, diwujudkan bersama Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Mekeng melalui sejumlah rangkaian kegiatan.

Pertama, menyerap aspirasi, suara di tingkat lokal/kabupaten dengan melakukan tatap muka dan menampung keluhan secara langsung dari guru-guru honor non ASN dan guru ASN.

Kedua, menganalisa permasalahan utama guru honorer. Ketiga, menyuarakan keluhan guru honorer ke tingkat nasional, bahwa di balik pengabdian panjang guru honorer masih terdapat ketidakpastian hukum dan kesejahteraan yang memprihatinkan.

Dari hasil analisa, Partai Golkar Sikka memastikan terdapat permasalahan utama yang menghambat kesejahteraan guru honorer. Pertama, besarnya alokasi anggaran pendidikan 20% dari APBN belum menyentuh guru honorer. Pasalnya, masih banyak guru honorer yang menerima gaji ratusan ribu rupiah perbulan.

Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Kedua, ketidakjelasan status hukum guru honorer antara tenaga kerja dan tenaga guru sebagai pendidik yang menciptakan celah hukum, di mana guru honorer tidak terlindungi oleh Undang Undang Ketenagakerjaan dan Undang Undang Guru dan Dosen.

Ketiga, terkesan saling lempar tanggung jawab antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait pengangkatan dan penggajian PPPK.

Berita Terkait

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA