Lebih mengharukan lagi, partisipasi Kontingen NTT ini berkat semangat mengembangkan minat dan bakat. Mereka berangkat dengan modal sendiri, tanpa ada dukungan finansial dari pemerintah. Biaya mandiri melalui penggalangan dana dilakukan para pelatih, terutama dari Kabupaten Sikka dan TTS.
Manajer Tim Tarung Derajat NTT Marianus Jago menyebut capaian prestasi anak-anak NTT menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat atlit, pelatih, dan pengurus untuk membawa nama NTT di pentas nasional.
Keberhasilan meraih satu emas dan dua perunggu diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pembinaan Tarung Derajat NTT agar semakin terarah. Apalagi, NTT akan menjadi tuan rumah PON 2028 dan membutuhkan regenerasi atlit yang mampu bersaing serta menyumbangkan prestasi bagi daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Kejurnas Tarung Derajat Pelajar BHS Cup III Tahun 2026 ini, Jawa Timur memastikan diri sebagai juara umum setelah mengoleksi tiga medali emas, empat perak, dan dua perunggu. Posisi kedua ditempati NTB dengan tiga medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Sementara Bali berada di peringkat ketiga meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












