Ribuan Pengungsi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 5 Desember 2020 - 14:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan rapid test bagi pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Sabtu (5/12) (foto: istimewa)

Suasana pelaksanaan rapid test bagi pengungsi Gunung Ile Lewotolok, Sabtu (5/12) (foto: istimewa)

Lewoleba-SuaraSikka.com: Ribuan pengungsi Gunung Ile Lewotolok sejak Sabtu (5/12) pagi tadi menjalani rapid test secara massal. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus corona paska erupsi gunung berapi itu.

Pengambilan rapid test secara massal dilaksanakan di Kantor Perpustakaan Lembata, yang merupakan salah satu lokasi pengungsian.

Ribuan Pengungsi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal
Petugas medis sedang persiapan untuk rapid test massal

Dengan pengungsi berjumlah 9.028 orang, diperkirakan pelaksanaan rapid test massal bisa memakan waktu hingga 1 minggu. Jika hasil rapid test menunjukkan status reaktif, maka yang bersangkutan langsung menjalani swab test.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabag Humas Setda Lembata Petrus Demong menjelaskan rapid test massal secara rutin dilakukan selama persediaan alat bantu kesehatan masih ada.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Rapid test bagi pengungsi merupakan kebijakan terbaru Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur. Kebijakan ini untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 sekaligus mengantisipasi munculnya klaster baru di lokasi pengungsian.

Ribuan Pengungsi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal
Bupati Lembata Eliazer Yentji Sunur

Bupati Lembata beralasan ribuan orang yang mengungsi berasal dari Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, yang termasuk zona merah penyebaran Covid-19 di kabupaten yang terletak di Pulau Lembata itu.

Eliazer Yentji Sunur, Bupati Lembata dua periode itu berharap warga pengungsi bertanggungjawab menegakkan protokoler kesehatan dengan mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan sering mencuci tangan.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Ribuan Pengungsi Ile Lewotolok Jalani Rapid Test Massal
Suasana pengambilan rapid test massal (foto: istimewa)

Elisabeth, seorang pengungsi asal Desa Waimatan mengaku rapid test massal merupakan kebijakan tepat untuk mengeliminir penularan virus corona.

Dia mengaku sangat senang bisa menjalani pengambilan darah, sehingga dia tahu kondisi dan status kesehatannya.

Kabupaten Lembata merupakan salah satu daerah terpapar Covid-19 di Propinsi NTT. Hingga saat ini, konfirmasi positip mencapai 33 kasus.

Pasangan suami istri dari daerah ini, yang waktu itu sekitar Pebruari 2020 baru kembali dari Inggris, sempat menggegerkan warga NTT, menyusul keduanya dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA