Misteri Aliran Dana Sertifikasi yang Disunat, Tarik Menarik Kadis PKO dan Operator

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 15 Juni 2023 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 150 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PKO yang diberhentikan Yoseph Heriyanto Vandiron Sales sedang memberikan keterangan saat RDP bersama DPRD Sikka, Rabu (14/6)

Kepala Dinas PKO yang diberhentikan Yoseph Heriyanto Vandiron Sales sedang memberikan keterangan saat RDP bersama DPRD Sikka, Rabu (14/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan sunat dana sertifikasi guru di Dinas PKO Kabupaten Sikka, terus menjadi perbincangan publik. Banyak yang mulai menduga-duga ke mana aliran dana Rp 642.159.226 yang sejatinya menjadi hak para guru.

Penelusuran media ini, terdapat dua versi informasi tentang jumlah dana yang disunat. Versi pertama menyebut Rp 642.159.226. Lalu versi lain yakni Rp 590.000.000. Terdapat selisih sebesar Rp 52.159.226.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua versi ini terekam dari surat pernyataan yang ditandatangani Iswadi, operator dana sertifikasi. Semuanya dia tanda tangan di atas meterai.

Surat pernyataan pertama diketik rapi, tertanggal 12 Mei 2023. Iswadi yang ditemui beberapa hari lalu, memastikan surat pernyataan tersebut dikonsepkan Kepala Dinas PKO Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, dan diketik Bendahara Pengeluaran.

Saat rapar dengar pendapat bersama DPRD Sikka, Rabu (14/6), Kepala Dinas PKO yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales mengaku mengonsep surat pernyataan dan meminta Bendahara Pengeluaran mengetiknya.

Alasan dia karena uang tersebut diambil Iswadi dari Bendahara Pengeluaran, untuk pembayaran pinjaman pada Nasari.

Sedangkan surat pernyataan kedua dibuat sendiri oleh Iswadi, tertanggal 26 Mei 2023. Dia menulis tangan pada selembar kertas HVS, dan menyerahkan langsung ke Tim Pemeriksa kasus dugaan pelecehan.

Pada surat pernyataan pertama, Iswadi  menerangkan mengambil uang sebanyak Rp 642.159.226 dari tangan Bendahara Pengeluaran.

Baca Juga :  Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Uang tersebut untuk pemotongan pinjaman para guru yang bersertifikasi Tahap 1 Tahun 2023 kepada KSP Nasari Maumere.

“Namun uang tersebut saya gunakan untuk kepentingan pribadi saya,” demikian salah satu butir surat pernyataan.

Iswadi bersedia mengembalikan dengan cara mencicil, sampai dengan pelunasan di bulan Juli 2023 kepada Bendahara Pengeluaran Dinas PKO Sikka.

Iswadi mengaku berani menandatangani surat pernyataan pertama karena mendapatkan jaminan dari Kepala Dinas PKO Sikka Yoseph Heriyanto

Selanjutnya, Iswadi membuat surat pernyataan yang baru, sekaligus mencabut surat pernyataan pertama.

Dia menyebut telah memberi uang sebesar Rp 590.000.000 kepada Kadis PKO Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.

“Dan saya mencabut pernyataan yang menyatakan saya menggunakan untuk kepentingan saya sesuai surat pernyataan tanggal 12 Mei 2023,” tulis Iswadi.

Menurut Iswadi, dua kali dia mengantar uang ke Yoseph Heriyanto Vandiron Sales di rumah sang kepala dinas.

Pertama kali, dia mengantar uang sejumlah Rp 250.000.000, dan diberi Rp 25.000.000. Lalu, kali kedua, dia mengantar lagi uang sejumlah Rp 392.000.000, dan diberi lagi Rp 27.000.000.

Kadis PKO Bantah
DPRD Sikka, Rabu (14/6), menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas PKO Sikka terkait dana sertifikasi yang sedang bermasalah.

Selain Pelaksana Tugas Kadis PKO Robertus Ray, RDP dihadiri juga Kadis PKO yang diberhentikan sementara Yoseph Heriyanto Vandiron Sales, Bendahara Pengeluaran Irma, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan Alfred Miraflores, serta Sekretaris BPKAD Putu Botha. Sedangkan Iswadi, operator dana sertifikasi berhalangan hadir.

Baca Juga :  Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Irma, Bendahara Pengeluaran Dinas PKO memastikan 3 kali melakukan pencairan dana sertifikasi. Semuanya atas perintah Kepala Dinas PKO Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.

Pencairan pertama pada 14 April 2023 senilai Rp 250.000.000. Lalu pencairan kedua pada 27 April 2023 senilai Rp 392.000.000. Dan pencairan ketiga sebesar Rp 680.000.000.

Dua kali pencairan awal, uangnya diambil Iswadi untuk membayar pinjaman penerima dana sertifikasi kepada Nasari.

Sedangkan uang pencairan ketiga kemudian ditransfer langsung ke Nasari, untuk penyelesaian pinjaman penerima dana sertifikasi kepada Nasari.

Kepala Dinas PKO Yoseph Heriyanto Vandiron Sales membantah keras telah menerima uang dari Iswadi sebesar Rp 250.000.000 dan Rp 392.000.000.

“Tidak benar itu, saya tidak pernah terima uang dari Iswadi,” tegas Yoseph Heriyanto Vandiron Sales.

Misteri aliran dana sertifikasi yang disunat menjadi tarik menarik antara operator dana sertifikasi Iswadi dan Kadis PKO Sikka Yosep Heriyanto Vandiron Sales.

Kasus ini tengah diselidiki Kejaksaan Negeri Sikka dan Reskrim Polres Sikka. Lembaga penegakkan hukum diharapkan bisa mengungkap seluruh persoalan yang masih tersembunyi.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru