


Maumere-SuaraSikka.com: Adrianus Ama Lein alias Doni Ojan ditemukan meninggal dunia di Perairan Tobilota, Kamis (31/8) pagi. Nelayan berusia 22 tahun tenggelam di Pelabuhan PPI Larantuka 5 hari yang lalu.
Informasi penemuan jasad nelayan yang berdomisili di Kelurahan Lebao Kecamatan Larantuka ini, disampaikan Humas Basarnas Maumere melalui rilis yang diterima media ini pagi tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan pada Kamis (31/8) pagi Tim SAR Gabungan berencana melakukan operasi SAR hari kelima.
Saat sedang melakukan persiapan, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa nelayan menemukan sesosok jenazah dalam kondisi terapung di Perairan Desa Tobilota, sekitar pukul 05.00 Wita.
Dari informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung berkoordinasi dan melakukan pengecekan. Setelah dicek, dipastikan jenazah yang ditemukan benar adalah Doni Ojan.
“Korban ditemukan pada koordinat 08°21’21.13″S – 123° 0’19.40″E sekitar 1.33 Nautical Mile dari lokasi kejadian,” jelas Supriyanto Ridwan.
Setelah memastikan kebenaran informasi, selanjutnya Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka.
“Dengan penemuan korban, maka operasi SAR kami tutup,” ujar dia.
Sebelumnya dikabarkan seorang nelayan di Larantuka Kabupaten Flotim dikabarkan hilang di perairan PPI Larantuka, Minggu (27/8). .
Adrianus Ama Lein atau yang biasa di sapa Doni Ojan, saat itu sedang mencari ikan bersama 3 kawannya. Mendadak datang gelombang tinggi, dan menghempaskan sampan yang mereka gunakan.
Sampan pun terbalik. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Doni Ojan tenggelam.*** (eny)















