Proyek Jalan Nangablo-Hagarahu Tidak Selesai, Kontraktor Pelaksana Kena Pinalti

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 September 2023 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 270 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan informasi proyek Peningkatan Jalan Nangablo-Hagarahu

Papan informasi proyek Peningkatan Jalan Nangablo-Hagarahu

Maumere-SuaraSikka.com: Proyek pekerjaan peningkatan ruas jalan Nangablo-Hagarahu, tidak selesai dikerjakan. Kontraktor pelaksana CV Balista Timor Perkasa pun bakal kena pinalti.

Proyek ini bernilai Rp 934.035.000, bersumber dari dana pinjaman daerah. Hingga Mei 2023, realisasi fisik baru mencapai 0,61 persen. Dari volume 1,7 kilometer, baru dikerjakan 200 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadis PUPR Sikka Fred Djen

Kepala Dinas PUPR Sikka Fred Djen memastikan pihaknya akan mengambil sikap tegas dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Dalam konsep kami ya PHK, kini sedang dalam proses,” tegas Fred Djen.

Penegasan Fred Djen ini disampaikan saat rapat dengar pendapat (RDP), Senin (4/9). RDP dihadiri langsung Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan puluhan warga masyarakat Desa Mahebora dan Desa Nirangkliung.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Setelah PHK terhadap kontraktor pelaksana, selanjutnya akan dilakukan pelelangan ulang.

Menurut Fred Djen, dari sisi waktu pelaksanaan, lelang ulang dimungkinkan. Hal ini, kata dia, merujuk pada Surat Kementerian Keuangan yang memperpanjang kontrak kerja sama hingga 9 Nopember 2023.

“Mudah-mudahan awal minggu ini sudah bisa lelang ulang, harap tidak makan waktu, Oktober bisa sudah mulai kerja,” ujar dia.

Fred Djen mengatakan pihaknya akan memperketat rekanan yang mengikuti lelang ulang, karena mempertimbangman ketersediaan aspal.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Menurut dia, di Kabupaten Sikka sekarang ini hanya terdapat 2 AMP yakni PT Nusa Tenggara Jaya dan PT Prima Subur.

“Kami pertimbangkan waktu pekerjaan dan ketersediaan AMP. Apabila bukan penyedia aspal, dia harus beri kepastian dapat aspal dari mana,” jelas Fred Djen.

Warga masyarakat protes pekerjaan proyek jalan Nangablo-Hagarahu yang tidak selesai dikerjakan

Dalam RDP, DPRD Sikka merekomendasikan agar PPK segera mengeksekusi pemutusan hubungan kerja dan selanjutnya melakukan lelang ulang.

Sebagaimana papan informasi, proyek ini dikerjakan pada 13 Desember 2021, dengan jangka waktu pelaksanaan 90 hari kerja. Mestinya proyek ini selesai dikerjakan pada Maret 2022.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru