Bikin Gaduh di DPRD, Golkar Duga Bupati Sikka Terlibat Proyek Mangkrak

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 September 2023 - 11:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 86 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu

Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo membikin gaduh di DPRD Sikka, Senin (4/9). Peristiwa ini kemudian menjadi heboh dan mendapat reaksi dari berbagai kalangan.

Fraksi Partai Golkar ikut angkat bicara soal sikap Bupati Sikka yang menghamburkan barang-barang dari atas meja ke lantai ruang paripurna pada saat rapat dengar pendapat (RDP).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Fraksi Partai Golkar Antonius Hendrikus Rebu menyebut reaksi emosional Bupati Sikka merupakan sensasi politik yang sangat memalukan di akhir masa jabatan.

“Reaksi Bupati Sikka yang berlebihan ini, Fraksi Partai Golkar menduga ada keterlibatan Bupati yang begitu serius sehingga menyebabkan proyek-proyek tidak bisa selesai tepat pada waktunya,” ujar dia melalui pemandangan umum fraksi atas Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang KUAPPAS TA 2024, Selasa (5/9).

Wakil rakyat 2 periode ini melanjutkan dengan pertanyaan yang menggugah kegamangan Bupati Sikka.

“Apakah Saudara Bupati tidak mengerti dan tidak paham substansi dari Rapat Dengar Pendapat?” tanya dia.

Dia menegaskan sangat jelas bahwa RDP merupakan rapat dengar pendapat, maka perserta rapat harus saling mendengarkan yang merupakan kata kunci dari jalannya proses persidangan yang dikendalikan oleh pimpinan sidang.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Kericuhan yang ditunjukan Bupati Sikka, kata dia, merupakan sikap arogan yang tidak pantas dipertontonkan di ruang sidang. Apalagi saat itu dihadiri perwakilan masyarakat.

“Masyarakat hadir ingin mendapatkan solusi, bukan kegaduhan,” ujar Antonius Hendrikus Rebu.

Fraksi Partau Golkar menegaskan sikap Bupati Sikka sangatlah memalukan dan tidak patut dipuji. Apalagi kehadiran Bupati di ruang sidang sebagai tamu yang diundang lembaga DPRD.

”Masa sebagai tamu ketika tuan rumah berbicara dia bereaksi dengan melemparkan cangkir kopi dan berjalan keluar meninggalkan ruang sidang,” ketus politisi asal Kecamatan O
Paga itu.

Antonius Hendrikus Rebu mengatakan Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan kejadian tersebut.

Selain menunjukan sikap seorang pemimpin anti kritik dan tidak beretika, Bupati Sikka juga sudah melecehkan lembaga DPRD yang merupakan representasi dari masyarakat Kabupaten Sikka.

Sebagaimana diketahui, Bupati Sikka menghamburkan semua barang yang ada di atas meja. Cangkir air minum dan gelas kopi terjatuh ke lantai paripurna DPRD Sikka, hingga pecah berkeping-keping.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Begitu juga dos tisu dan toples makanan ringan semuanya “terbang” ke lantai paripurna.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (4/9) di ruang paripurna DPRD Sikka. Saat itu sedang dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Sikka dan masyarakat Desa Mahebora dan Desa Nirangkliung. Bupati Sikka hadir dalam RDP.

RDP terkait masalah pekerjaan proyek peningkatan jalan Nangablo-Hagarahu di Kecamatan Nita.

Pasalnya proyek yang dikerjakan CV Balista Timor Perkasa senilai Rp 934.035.000 itu, realisasi fisik baru mencapai 0,61 persen.

Bupati Sikka sepertinya tersinggung dengan pendapat dan pikiran Yosef Nong Soni, anggota DPRD Sikka dari Fraksi Partai Nasdem.

Yosef Nong Soni mengkritisi kualitas pelaksanaan proyek-proyek yang bersumber dari dana pinjaman daerah.

Menurut dia, masih banyak proyek yang bermasalah dan berpotensi tidak bisa selesai, salah satu faktor karena lemahnya kontrol yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA