Judi KP Masih Berjalan, Bandar Anggap Remeh Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga orang warga yang terlibat peredaran judi kupon putih sedang diinterogasi anggota Sat Intel Polres Sikka, Sabtu (15/12)

Tiga orang warga yang terlibat peredaran judi kupon putih sedang diinterogasi anggota Sat Intel Polres Sikka, Sabtu (15/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Aparat keamanan Polres Sikka, Rabu (12/12), mencokok dua pengepul dan satu penjual togel atau kupon putih (KP). Namun upaya ini belum membuat jera para bandar. Pada Sabtu (15/12), polisi kembali menggelandang empat orang yang terlibat aktifitas judi ilegal ini. Itu artinya para bandar yang mengusahakan judi tanpa izin ini terkesan dengan tahu dan mau menganggap remeh kinerja kepolisian.
Empat orang yang terlibat judi ditangkap di tiga tempat berbeda. Sat Intel Polres Sikka menangkap seseorang di Kecamatan Waigete. Dari hasil pengembangan, diketahui penjual di Waigete ini mengirim ke seorang pengepul yang tinggal di Bolawolon Kecamatan Kangae.
Polisi pun bergerak ke Bolawolon dan berhasil meringkus dua orang lagi di sebuah rumah. Saat itu persis ada transaksi, dan polisi menangkap tangan seorang perempuan dan seorang laki-laki. Perempuan ini adalah istri dari seorang pengepul, yang saat itu sedang tidak ada di rumahnya. Sementara seorang laki-laki lain yang ditangkap saat itu sedang melakukan rekapitulasi penjualan KP.
Pelaku di Waigete dan pengepul di Bolawolon masuk dalam jaringan yang sama. Mereka menyetor ke seorang bandar di Kota Maumere yang berinitial RT. Sebelumnya, nama RT juga disebut-sebut oleh seorang pengepul yang ditangkap di Kecamatan Koting. Sepertinya RT ini seorang bandar yang tidak pernah takut dengan aparat kepolisian.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Polisi sempat menyita 1 buah handpone dari pelaku Waigete. Di dalam handphone tersebut terdapat percakapan antara pelaku Waigete dan pengepul Bolawolon pada Rabu (12/12) malam. Pengepul Bolawolon mengingatkan pelaku Waigete agar tidak kerja pada Kamis (13/12), karena seorang pengepul di Koting ditangkap polisi. Dia menginstruksikan untuk aktif kembali pada Sabtu (15/12), dengan catatan kerja secara rapi, dan harus sudah selesai pukul 16.00 Wita.

Baca Juga :  Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Hingga kini pengepul Bolawolon masih kabur dari rumah. Istrinya sudah mencoba mengontaknya melalui telepon selular, tapi dia tidak menjawabnya. Sang istri mencoba mengirim pesan singkat, namun tidak juga dibalas. Polisi masih menunggu kedatangan pengepul Bolawolon untuk mempertanggungjawabkan keterlibatannya dalam aktifitas KP.
Sementara itu pada saat yang sama Sat Reskrim Polres Sikka menangkap  seorang laki-laki di Tanangalu Kecamatan Mego. Laki-laki ini adalah penjual KP yang saat itu berencana menyetor ke seseorang yang adalah pengepul. Polisi pun bergerak ke rumah pengepul, namun mengetahui kehadiran polisi, pengepul ini langsung kabur melarikan diri.
Beberapa pihak memberi apresiasi atas kinerja Polres Sikka yang berhasil mencokok orang-orang yang terlibat pada peredaran judi KP. Namun mereka berharap polisi tidka saja menangkap para penjual atau pengepul, tapi juga harus menangkap bandar-bandar yang menggerakkan usaha ilegal ini.*** (eny)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA