

Maumere-SuaraSikka.com: Selongsong peluru milik Kanit Reskrim Polsek Kewapante masih bersarang di pinggang Yoseph Sufandi, seorang warga sipil dari Desa Geliting Kabupaten Sikka.
Sudah hampir 17 jam, belum ada upaya operasi pengangkatan peluru. Menurut Direktur RSUD TC Hillers Maumere Dokter Clara Francis pihaknya masih sedang melakukan obeservasi selama 2×24 jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yoseph Sufandi, pria 38 tahun itu kini terbaring lemas di Ruang Dahlia RSUD TC Hillers Maumere. Dia ditemani istri dan keluarga.
Pria ini mengalami nasib apes, Kamis (12/10) petang, karena mendadak pinggangnya tertembus peluru. Korban langsung dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere.
Yoseph Sufandi saat itu hendak mengikat sapi piaraan di sekitar Pasar Wairkoja. Dia kemudian menyempatkan diri menonton sabung ayam yang tidak jauh dari Pasar Wairkoja.
Tiba-tiba terdengar suara letupan pistol sebanyak 2 kali. Bunyi tembakan membuat warga yang terlibat judi sabung ayam membubarkan diri. Yoseph Sufandi juga berlari menjauh dari lokasi.
Baru 10 meter menghindar dari lokasi, Yoseph Sufandi merasakan nyeri di tubuhnya. Ternyata peluru dari pistol Kanit Reskrim sudah tertembus di pinggang bagian kiri.
Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata yang dihubungi pagi tadi, menegaskan kasus tersebut bukan peristiwa penembakan.
Menurut dia, anggota polisi sedang berupaya membubarkan permainan judi sabung ayam.
“Anggota polisi melakukan tembakan peringatan ke atas udara. Dugaan sementara, peluru yang mengenai korban merupakan pantulan,” jelas dia.
Meski demikian, kata dia, oknum polisi sudah diamankan, untuk kemudian dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Sikka.*** (eny)















