Satu Lagi Pejabat Eselon 2 di Sikka Tersangkut Kasus Korupsi

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 18 Oktober 2023 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 1,495 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YBL, tersangka kasus dugaan tindak pidana Pembangunan Puskesmas Paga, digelandang memuju mobil tahanan, Rabu (18/10)

YBL, tersangka kasus dugaan tindak pidana Pembangunan Puskesmas Paga, digelandang memuju mobil tahanan, Rabu (18/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Satu lagi pejabat Eselon 2 di Pemkab Sikka tersangkut kasus korupsi. Kali ini adalah Kepala BPBD Sikka berinitial YBL.

YBL ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Pembangunan Puskesmas Paga. Kapasitasnya dalam perkara ini yakni sebagai Penjabat Pembuat Komitmen (PPK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Status tersangka kepada YBL ditetapkan Rabu (18/10) oleh Tim Kejaksaan Negeri Sikka. Selain YBL, ditetapkan juga IR, selaku Kuasa Direktur kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek senilai Rp 6.756.121.000 tersebut.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sebelum YBL, pejabat eselon 2 yang terjerat kasus dugaan tindak pidana korupsi yakni YHVS alias HS. Dia tersandung kasus dugaan sunat dana sertifikasi di Dinas PKO Sikka.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Saat kasus ini diproses hukum, HS adalah Kepala Dinas PKO Sikka. Ketika ditetapkan sebagai tersangka, dia sudah dimutasikan dan menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sikka.

Beberapa bulan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Sikka juga menetapkan Muhammad Daeng Bakir sebagai tersangka kasus dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di Kantor BPBD Sikka.

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru