Penjabat Bupati Sikka Menghindar, “Skandal” RS Doreng Terus Jadi Misteri

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 2 Desember 2023 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,101 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera

Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera

Maumere-SuaraSikka.com: Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera terkesan takut berbicara tentang pembangunan Gedung Utama RS Pratama Doreng. Akibatnya “skandal” proyek ini terus menjadi misteri.

Hal ini terindikasi dari caranya yang selalu menghindar ketika wartawan menanyakan hal ini. Cara dia menghindar dengan jawaban-jawaban diplomatis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nanti kita agendakan, undang semua wartawan, yah semacam coffee morning begitu,” jawab Penjabat Bupati Sikka usai rapat paripurna DPRD Sikka, Selasa (21/11).

Penjabat Bupati Sikka lalu mengarahkan Pelaksana Tugas Sekda Sikka Robertus Ray mengagendakan pada Sabtu (25/11).

Rencana keterangan pers pada Sabtu (25/11) batal dilaksanakan. Pelaksana Tugas Sekda Sikka Robertus Ray beralasan pada hari itu Penjabat Bupati Sikka harus mengikuti acara pemakaman Siflan Angi.

“Besok beliau harus ikut pemakaman, jadi kita tunda minggu depan setelah Pa Penjabat pulang dari Kupang,” ujar Robertus Ray, Jumat (24/11).

Pada Senin (27/11), wartawan coba bertanya soal pembangunan RS Pratama Doreng, namun Pelaksana Tugas Sekda Sikka Robertus Ray beralasan soal RS Pratama Doreng sudah diagendakan akan disampaikan Penjabat Bupati Sikka pada Sabtu (2/12).

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rupanya lagi-lagi agenda tersebut batal. Robertus Ray beralasan Penjabat Bupati Sikka sudah menjadwalkan pertemuan dengan para pengusaha pada Sabtu (2/12).

“Pa Penjabat sudah ada agenda pertemuan dengan pengusaha. Nanti kita jadwalkan lagi minggu depan setelah beliau pulang dari Kupang. Tidak perlu hari Sabtu, hari Jumat juga bisa,” terang Robertus Ray.

Dua kali memberikan harapan palsu kepada wartawan di Sikka, menggambarkan Penjabat Bupati Sikka sedang mempraktikkan cara menghindar dan terkesan takut memberikan keterangan yang sesungguhnya tentang pembangunan RS Pratama Doreng.

Proyek RS Pratama Doreng mengalami persoalan serius, terkhusus pada pembangunan gedung utama. Terbetik kabar termin keempat yang diajukan kontraktor pelaksana pada Juli 2023, hingga saat ini tidak dibayar.

Direktur PT Garot Jaya Utama telah melakukan berbagai cara agar pemerintah segera mencairkan termin keempat. Namun pemerintah daerah setempat terkesan masa bodoh.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Hingga kini belum diketahui apa alasan Penjabat Pembuat Komitmen tidak membayar termin keempat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sikka Hengki Sali tidak pernah mau memberikan keterangan terkait hal ini. Dia selalu beralasan hanya Penjabat Bupati Sikka yang bisa memberikan keterangan.

Begitu juga Pelaksana Tugas Sekda Sikka Robertus Ray enggan memberikan keterangan apapun terkait RS Pratama Doreng.

“Saya banyak tahu, tapi tidak berhak memberikan keterangan. Langsung ke Penjabat Bupati saja,” ujar Robertus Ray saat pertemuan bersama wartawan tentang Tata Cara Keterangan Pers Pemkab Sikka beberapa waktu lalu.

Belakangan terbetik kabar BPK RI telah memerintahkan pemerintah untuk segera membayar termin keempat sebagaimana permohonan kontraktor pelaksana.

Kabar lain yang diterima media ini, PT Garot Jaya Utama akan menempuh sikap tegas melalui jalur hukum dengan menggugat Pemkab Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

Nasional

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA