Pilkada Sikka, Kapolres Sebut Semua Wilayah Dianggap Rawan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2024 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 486 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata memberikan keterangan pers di Lapangan Umum Kota Baru, Kamis (22/8)

Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata memberikan keterangan pers di Lapangan Umum Kota Baru, Kamis (22/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata menganggap semua wilayah di daerah itu sebagai daerah rawan pada saat pelaksanaan Pilkada 2024 mendatang.

Demikian disampaikan AKBP Hardi Dinata kepada wartawan usai memantau kegiatan Simulasi Sispamkota di Lapangan Umum Kota Baru, Kamis (22/8).

“Dalam hal ini kami tidak mau underestimate, semua daerah kami anggap daerah rawan. Kami akan tingkatkan pengamanan dan stand by dalam kondisi yang terbaik,” ujar Kapolres Sikka.

Kapolres Sikka juga sempat menjawab pertanyaan media ini terkait TPS 02 Kabor yang digunakan sebagai salah satu lokasi yang dipakai dalam simulasi saat pemungutan suara.

Baca Juga :  100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

“Itu hanya sebagai contoh saja,” ujar dia.

Simulasi pasukan Brimob Maumere berupaya membubarkan aksi massa

Dalam konteks itu, Kapolres Sikka menambahkan bahwa semua tempat pemungutan suara (TPS) juga dianggap sebagai lokasi yang rawan mengganggu keamanan dan ketertiban.

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA