

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan aktifis PMKRI Maumere di Kabupaten Sikka Propinsi NTT turun ke jalan, Senin (5/5). Mereka mempersoalkan dana Jasa Covid di RSUD TC Hillers Maumere Periode Maret 2020 hingga September 2021 sebesar Rp 8,7 miliar yang hingga kini belum dibayarkan.
Aksi PMKRI Maumere ini persis sehari sebelum kedatangan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka mendatangi Mapolres Sikka di Jalan Ahmad Yani, selanjutnya fokus aksi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka di Jalan Sudirman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PMKRI Maumere mempertanyakan keberadaan dana Jasa Covid, dan meminta untuk segera diberikan kepada tenaga-tenaga kesehatan yang berhak menerima.
“Di mana uang itu? Ke mana uang itu selama 4 tahun?” teriak salah seorang orator.
Menurut PMKRI Maumere, masalah dana Jasa Covid yang sudah 4 tahun belum terselesaikan tersebut, sudah bisa disebut sebagai dugaan tindak pidana korupsi. Mereka mengecam manajemen RSUD TC Hillers yang tidak bertanggungjawab atas persoalan ini.
Karena itu PMKRI Maumere meminta Kapolres Sikka dan Kejaksaan Negeri Sikka untuk tidak tinggal diam. Mereka mendesak aparat penegak hukum segera melakukan pengusutan tuntas untuk membongkar misteri dana Jasa Covid.*** (eny)


Ikuti Kami
Subscribe












