



Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 4 sekolah di Kabupaten Sikka diketahui kini sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara darurat pada beberapa lokasi seperti rumah penduduk kantor desa, dan di lokasi sekolah tersebut. KBM darurat dilakukan karena bangunan sekolah rusak diterjang angin kencang akibat cuaca ekstrim.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Patrisius Pederiko menyebut 4 sekolah tersebut adalah SMPN 049 Renggarasi dan SMPN 048 Gaikiu di Kecamatan Tanawawo, SDI Blora Bupur di Kecamatan Bola, dan SDI Guhi di Kecamatan Nita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan bangunan sekolah yang rubuh sebenarnya juga adalah bangunan yang sifatnya darurat. Awalnya KBM berlangsung pada bangunan darurat. Namun karena bangunan rubuh akhirnya KBM pun berlangsung darurat.
Kini, kata dia, setelah kunjungan ke sekolah-sekolah tersebut, telah dilakukan pengaturan KBM secara lebih baik, dengan waktu pembelajaran pagi sore. Sehingga tidak ada lagi KBM di rumah-rumah penduduk.
“Di Gaikiu, kelas 1 dan 2 pulang, baru lanjut sekolah kelas lain. Juga di Renggarasi sekolah pagi sore. Kalau di SDI Guhi masih pakai ruang guru, sementara SDI Blora Bupur dengan 6 rombel 29 siswa ada kelas yang KBM di rumah guru,” jelas dia saat ditemui di Gedung DPRD Sikka, Jumat (13/2).
Intervensi Kementerian
Patris Pederiko mengakui kondisi sekolah yang memprihatinkan, perlu ada perhatian serius dari pemerintah. Untuk SMPN 048 Gaikiu, kata dia, sudah ada alokasi anggaran pada APBD 2026 untuk pembangunan 3 ruang kelas baru.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












