




Maumere-SuaraSikka.com: Soal kuburan janin di Eltras Pub, diduga kuat hanya isu semata. Faktanya, Novi, LC (Ladies Companion) Eltras Pub yang kini tengah berlindung di TRuK-F, justeru tidak memberikan keterangan tersebut saat BAP dugaan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Reskrim Polres Sikka.
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Iptu Reinhard Dionisous Siga menjelaskan penyidik Reskrim Polres Sikka telah memeriksa 13 LC yang saat kini berlindung di Selter TRuK-F pada Kamis (5/9). Salah satu yang diperiksa adalah Novi. Dia memastikan pada saat diperiksa tidak ada keterangan Novi tentang kuburan janin di Eltras Pub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dari hasil pemeriksaan, tidak ada keterangan yang menyebutkan ada banyak janin di Eltras Pub,” terang Kasat Reskrim saat konferensi pers di Polres Sikka, Rabu (18/2).
Iptu Reinhard Dionisius Siga mengaku pihaknya telah membuat laporan informasi terkait pernyataan Novi yang menyebut banyak janin dikuburkan di Eltras Pub. Saat kini, kata dia, penyidik sedang melakukan penyelidikan.
Sebelumnya, pada Senin (9/2), DPRD Sikka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Jaringan HAM Sikka terkait dugaan TPPO di Eltras Pub. Saat itu Novi juga hadir. Dia datang bersama Jaringan HAM Sikka.
Pada kesempatan itu, Novi memberikan kesaksian di depan Forum RDP. LC asal Kabupaten Cianjur Propinsi Jawa Barat itu, dengan penuh keyakinan mengungkap dugaan eksploitasi yang terjadi di Eltras Pub.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












