





Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka mendapatkan Program Revitalisasi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pembelajaran Digital pada tahun 2025 sebesar Rp14.072.876.508. Terdapat 19 sekolah yang mendapatkan program ini dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SKB.
Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dalam sambutannya pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5), menyebut dalam Asta Cita keempat pemerintahan Prabowo-Gibran berkomitmen membangun sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan, sains, teknologi, dan kesehatan.
Oleh karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak mulai dari pemerintah, orang tua, satuan pendidikan, masyarakat, dan media massa. Sinergitas bersama akan membentuk ekosistem pendidikan yang terstruktur secara baik, menghasilkan manusia Indonesia berdaya saing dan berkualitas di berbagai bidang.
Berangkat dari itu, ungkap Bupati Sikka, sinergitas dan kolaborasi bersama Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kabupaten Sikka berkesempatan mengakses Program Revitalisasi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pembelajaran Digital.
“Sehingga pada tahun 2025 kita memperoleh dukungan dengan total anggaran sebesar Rp. 14.072.876.508,” ujar dia.
Dukungan dana tersebut, ujar Bupati Sikka, dimanfaatkan untuk Rehabilitasi dan Pembanguan Jenjang SD sebanyak 7 sekolah dengan anggaran Rp5.043.426.577, Rehabilitasi dan Pembanguan Jenjang SMP sebanyak 9 sekolah dengan anggaran Rp7.885.774.931, Rehabilitasi dan Pembanguan Jenjang PAUD sebanyak 2 sekolah dengan anggaran Rp507.405.000, dan Rehabilitasi dan Pembanguan Jenjang PNF (SKB) sebanyak 1 sekolah dengan anggaran Rp636.270.000.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












