Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Ketua DPRD Desak Segera Bikin Telaahan, Bupati Mengaku Belum Dapat Angka Pasti

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 88 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere-SuaraSikka.com: Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK Paruh Waktu) di Kabupaten Sikka masih menjadi masalah krusial. Reward sebesar Rp600.000 per bulan dipandang sebagai sebuah diskriminasi dan ketidakberdayaan pemerintah daerah setempat.

Persoalan ini terus berlarut-larut sejak ratusan tenaga kesehatan PPPK Paruh Waktu menyampaikan keluhan kepada DPRD Sikka, Senin (20/4) lalu. Rapat Dengar Pendapat.(RDP) itu sendiri tidak menghasilkan keputusan. DPRD Sikka dan pemerintah daerah setempat bersepakat membicarakan tuntas gaji PPPK Paruh Waktu pada pembahasan Perubahan APBD Tahun 2026.

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi dalam konteks peringatan Hari Buruh Sedunia, Jumat (1/5),  menyinggung kembali nasib PPPK Paruh Waktu, termasuk juga guru-guru honor di Kabupaten Sikka.

“Hal yang paling dekat dengan pemerintah adalah nasib para tenaga PPPK Paruh Waktu yang rencananya hanya dibayar dengan Rp600 ribu per bulan. Hemat saya, hari ini pemerintah harus memastikan sudah memiliki telaahan terhadap gaji PPPK Paruh Waktu yang layak. Demikian juga nasib guru-guru honor yang masih dibayar dengan gaji sangat rendah,” singgung politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga :  Sikka Berlakukan Wisata Literasi dan Sains bagi Pelajar SD dan SMP

Dia meminta pemerintah daerah jangan hanya menekan para pengusaha swasta, tetapi justeru yang dilihat itu adalah contoh kebijakan daerah yang memperlakukan para pegawai di daerah dengan layak.

“Jika pegawai sendiri tidak bisa diatur, bagaimana mau mengatur pekerja pada sektor swasta. Sangat ironis,” ketus dia.

Berita Terkait

Sikka Berlakukan Wisata Literasi dan Sains bagi Pelajar SD dan SMP
Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Pastikan Buruh Layak Dapat Jaminan Hidup
Tingkatkan Budaya Baca, Bupati Sikka Launching 4 Inovasi Literasi
Sikka Dapat Rp 14 Miliar Lebih untuk Program Revitalisasi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pembelajaran Digital
SMKS Yohanes XXIII Maumere Masuk 100 SMK Prestasi di Indonesia
Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak
Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:14 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Ketua DPRD Desak Segera Bikin Telaahan, Bupati Mengaku Belum Dapat Angka Pasti

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:55 WITA

Sikka Berlakukan Wisata Literasi dan Sains bagi Pelajar SD dan SMP

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:56 WITA

Ketua DPRD Sikka Minta Pemerintah Pastikan Buruh Layak Dapat Jaminan Hidup

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:11 WITA

Tingkatkan Budaya Baca, Bupati Sikka Launching 4 Inovasi Literasi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:27 WITA

Sikka Dapat Rp 14 Miliar Lebih untuk Program Revitalisasi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pembelajaran Digital

Kamis, 30 April 2026 - 09:48 WITA

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Selasa, 28 April 2026 - 18:28 WITA

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WITA

100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera

Berita Terbaru