Maumere-SuaraSikka.com: Nama Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga terseret-seret dalam urusan calo proyek di Kabupaten Sikka. Pasalnya PNS calo proyek yang diketahui mencaci-maki seorang Pokja, diduga merupakan tim sukses pasangan yang familiar dengan nama Roma.
Menguaknya PNS calo proyek ini menyusul munculnya rekaman percakapan antara yang bersangkutan dengan Berto Tjeme, Ketua Pokja 7. Rekaman percakapan dengan durasi 1 menit 29 detik itu beredar luas di media-media sosial.
Nama PNS calo proyek itu disebut jelas oleh Berto Tjeme, pihak yang mendapatkan caci-maki dari PNS calo proyek. Dari nama dan identitasnya, diduga kuat PNS calo proyek itu adalah tim sukses Roma. Kemungkinan karena mengandalkan perannya sebagai tim sukses Roma, PNS calo proyek ini kemudian sewena-wena mencaci-maki dan mengancam akan memindahtugaskan Berto Tjeme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
PNS calo proyek yang mencaci-maki Berto Tjeme dipicu alasan gagalnya PT Andalan Mitra Wahana memenangkan Paket Jasa Konsultasi Pengawasan Pekerjaan Instalasi Gawat Darurat RSUD TC Hillers Maumere senilai Rp 1.745.295.574. PT Andalan Mitra Wahana yang berkedudukan di Pasar Minggu Jakarta Selatan merupakan jagoan PNS calo proyek.
Hingga sekarang Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo belum sempat dihubungi untuk menanggapi perilaku premanisme proyek yang dilakukan oleh seorang PNS calo. Menurut informasi, Bupati Sikka sedang berada di luar daerah, dan baru akan tiba di Maumere dalam 1-2 hari ini.*** (eny)















