Demo Tolak Lambelu Masuk Maumere, Dibubarkan Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 5 April 2020 - 17:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka sedang negosiasi dengan Ketua PMKRI Maumere dan GMNI Maumere  Minggu (5/4)

Kapolres Sikka sedang negosiasi dengan Ketua PMKRI Maumere dan GMNI Maumere Minggu (5/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Aksi demo mahasiswa Kelompok Cipayung, Minggu (5/4) di Pelabuhan Laurens Say, dibubarkan polisi. Mahasiswa menolak kehadiran KM Lambelu yang dijadwalkan tiba di Maumere, Senin (6/4).

Pembubaran paksa ini karena aksi tersebut tidak mengantongi izin resmi dari Polres Sikka. Kapolres Sikka melalui Kasat Intel AKP Silvanus Hardi menegaskan sesuai Maklumat Kapolri No MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona, bahwa tidak boleh melakukan unjuk rasa, pawai, karnaval serta kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya massa.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Aparat kepolisian mendatangi lokasi aksi di depan Kantor Bea Cukai Maumere. Saat itu Kelompok Cipayung yang terdiri dari PMKRI Maumere dan GMNI Maumere sedang menggelar aksi. Seorang orator tengah menyampaikan orasi terkait tuntutan mereka menolak kehadiran KM Lambelu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sempat terjadi negosiasi antara aparat kepolisian dan Korlap Aksi. Namun aksi masih terus dilakukan. Selang beberapa menit muncul Kasat Intel Polres Sikka dan melakukan negosiasi lanjutan. Mahasiswa meminta waktu membacakan hingga selesai tuntutan mereka sebanyak 2 halaman.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Sekitar pukul 16.00 Wita, Kapolres Sikka AKBP Sajimin tiba di lokasi. Upaya negosiasi kembali dilakukan, dan aksi pun dibubarkan. Para mahasiswa kemudian digiring ke Mobil Dalmas untuk dibawa ke Polres Sikka. Sempat terjadi ketegangan antara kelompok aksi dan aparat kepolisian.

Kurang lebih 10 orang mahasiswa dibawa ke Polres Sikka, di antaranya Ketua PMKRI Maumere Yuliana Bara dan Ketua GMNI Sikka Alvin Ganggung. Polisi memberikan briefing, dan menginput identitas psra mahasiswa.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru