Warga Karantina Jalani Rapid Test, Kecuali 1 Balita

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2020 - 18:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan sedang mengambil sampel darah seorang warga karantina di Gedung SCC, Sabtu (11/4)

Petugas kesehatan sedang mengambil sampel darah seorang warga karantina di Gedung SCC, Sabtu (11/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Semua warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka, Sabtu (11/4), pagi tadi mengikuti pemeriksaan rapid test, kecuali seorang bayi berusia 1 tahun.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan yang menjalani rapid test sebanyak 172 orang. Bayi yang tidak rapid test, hanya diambil vena-nya saja.

Sebelum pengambilan sampel darah, warga karantina yang adalah penumpang KM Lambelu, terlebih dahulu melaksanakan kegitan berjemur di panas matahari dan melakukan kegiatan olahraga sekitar pukul 09.00 Wita. Kegiatan olah raga dipandu Tim Pengamanan Covid Sikka.

Kurang lebih pukul 10.00 Wita, tim relawan melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan kepada semua warga karantina.

Satgas Covid Sikka mendesain kegiatan rapid test diawali dengan doa bersama. Pastor Paroki Santo Thomas Morus Romo Laurens Noi memimpin doa bersama untuk memberikan penguatan dan peneguhan.

Ada 2 tim pemeriksaan rapid test, di mana yang bertugas di Gedung SCC dipimpin Sekretaris Dinas Kesehatan Sikka Dokter Clara Francis, dan di Rujab Bupati Sikka dipimpin Dokter Harlyn Hutahuruk.

Adapun tim yang melakukan rapid test yakni 10 petugas Analisis Laboratorium RSUD TC Hillers Maumere dan 7 petugas dari Posko Covid Sikka dari Dinas Kesehatan. Tim pemeriksa dibantu Tim Pengamanan terdiri dari 12 personil Kodim Sikka, 12 personil Lanal Maumere, 12 personel Polres Sikka, 30 personil Brimob B Pelopor, 12 personil SatPol PP Sikka, dan 14 personil BPBD Sikka.

Baca Juga :  1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Pelaksanaan kegiatan rapid test berlangsung aman dan lancar. Semua warga sangat kooperatif membantu kegiatan ini. Petrus Herlemus mengatakan hasil rapid test bisa diketahui malam ini.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru