59 Hasil Rapid Test di Sikka Tidak Diumumkan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2020 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test kedua di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari, Sabtu (18/4) (foto: istimewa)

Suasana rapid test kedua di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari, Sabtu (18/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka tidak mengumumkan 59 hasil rapid test. Hal ini untuk melaksanakan instruksi Gubernur NTT yang meminta Bupati dan Walikota tidak mengumumkan hasil rapid test ke publik.

Sebanyak 59 hasil rapid test yang belum diumumkan itu, yakni rapid pertama terhadap 20 tenaga kesehatan yang bertugas memeriksa ABK Lambelu, dan rapid test kedua 39 warga yang menjalani katantina di Rujab Bupati Sikka.

Rapid test pertama 20 tenaga kesehatan dilaksanakan pada Jumat (17/4) pagi. Mereka ini terdiri 14 tenaga kesehatan dari RSUD TC Hillers Maumere dan 6 tenaga kesehatan dari Lanal Maumere. Hasil rapid test sudah keluar pada Jumat (17/4) sekitar pukul 23.00 Wita.

Sementara rapid test kedua bagi 39 warga karantina yang merupakan pelaku perjalanan dengan KM Lambelu, dilaksanakan pada Sabtu (18/4) pagi. Hasil rapid test sudah diketahui pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 21.00 Wita.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus membenarkan sudah ada hasil rapid test bagi 20 tenaga kesehatan dan 39 warga karantina di Rujab Bupati Sikka. Namun dia tidak bisa menyampaikan ke publik melalui media massa.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

“Sudah ada hasilnya, tapi saya tidak dapat perintah dari Bupati untuk menyampaikan hasilnya. Tidak ada instruksi, yah mau bagaimana,” terang Petrus Herlemus menjawab media ini, Sabtu (18/4) malam.

Petrus Herlemus mengatakan sepanjang tidak ada instruksi, maka dia pun tidak berani menyampaikan informasi kepada publik. Dia hanya berpesan agar publik tetap sabar dan tenang, sambil terus melaksanakan protokoler pencegahan penularan virus corona.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru