Sempat Keluarkan Tas Pakaian, Warga Karantina Ancam Tinggalkan SCC
Dibaca 19 kali
Seorang warga karantina sempat membawa tas pakaian hingga halaman Gedung SCC, Rabu (22/4)
Maumere-SuaraSikka.com: Suasana lokasi karantina massal di Gedung SCC, Rabu (22/4), sedikit panas. Seorang warga sempat mengeluarkan tas pakaian dan mengancam akan tinggalkan lokasi karantina.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah memperpanjang masa karantina. Masa karantina sudah berakhir Selasa (21/4) kemarin, namun diperpanjang karena harus menunggu keluarnya hasil swab enam sampel.
Warga karantina itu menjinjing tas pakaian berwarna hitam, dan membawanya hingga halaman Gedung SCC. Dia sempat bergerak keluar. Namun niatnya diurungkan setelah melihat sejumlah aparat keamanan berdiri di dekat tali pembatas. Pria itu kemudian berbalik arah, dan kembali ke dalam Gedung SCC.
Seorang aparat keamanan dari Lanal Maumere, meminta warga karantina memahami kondisi yang sedang terjadi. Dia mengajak semuanya bekerja sama sesuai protokoler, dan tidak memprovokasi orang lain.
Sebelumnya, warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC sempat bersitegang dengan Jurubicara Satgas Covid Sikka Perrus Herlemus. Mereka mendesak pemerintah segera memulangkan mereka karena masa karantina sudah berakhir.
Petrus Herlemus melalui pengeras suara meminta kesabaran warga karantina menunggu hasil swab. Enam sampel swab yang dikirim ke laboratorium di Surabaya, sampai Rabu (22/4) pagi belum keluar. Di antaranya terdapat 4 sampel dari eks penumpang Lambelu.*** (eny)