Tambah Lagi 15 Reaktif Hasil Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2020 - 12:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test di wilayah kepulauan, Minggu (3/5)

Suasana rapid test di wilayah kepulauan, Minggu (3/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah orang reaktif Covid berdasarkan hasil rapid test bertambah lagi 15 orang. Dengan demikian secara total sudah 57 orang reaktif. Semua mereka belum melakukan pemeriksaan swab.

Penambahan 15 orang ini terdiri dari 14 orang hasil rapid test di wilayah kepulauan, dan 1 orang pelaku perjalanan asal Kabupaten Sikka yang menjalani rapid test di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Senin (4/5), menjelaskan pada Minggu (3/5) kemarin petugas kesehatan melakukan rapid terhadap 29 orang. Mereka terdiri dari 11 orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa melakukan rapid test pertama kali, dan 18 orang eks penumpang KM Lambelu melakukan rapid test ketiga.

“Dari hasil rapid test, terdapat 14 yang reaktif, yakni 8 orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa dan 6 orang klaster Lambelu. Dan 1 orang santri pelaku perjalanan,” jelas Petrus Herlemus di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Sikka.

Sebanyak 29 orang yang menjalani rapid test kemarin, tersebar di beberapa desa. Dari klaster Gowa yakni 1 di Kojadoi dinyatakan reaktif, dan 10 di Parumaan, terdapat 7 yang reaktif.

Lalu dari klaster Lambelu, terdiri dari 7 di Gunung Sari, 2 di Pemana, 5 di Kojadoi, dan 4 di Kojagete. Hasilnya masing-masing 2 orang dari Gunung Sari, Pemana, dan Kojadoi dinyatakan reaktif.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Terhadap 15 orang yang reaktif ini, katanya, Satgas Covid Sikka telah mengirim petugas untuk menjemput mereka. Seterusnya nanti ditempatkan di lokasi karantina terpusat. Rencananya yang 14 orang dari kepulauan dievakuasi ke Gedung SCC, dan santri ditempatkan di ruang isolasi.

Dengan penambahan 15 orang ini, Petrus Herlemus menjelaskan terdata sudah 57 warga Kabupaten Sikka yang reaktif. Mereka itu terdiri dari klaster Lambelu 37 orang, klaster Gowa 19 orang, dan klaster Magetan 1 orang.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA