IDI Sikka Gempur Talibura, Edukasi dan Bagi 4000 Masker

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 09:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembina IDI Sikka Dokter Asep Purnama menyerahkan masker kepada Camat Talibura, Jumat (15/5)

Pembina IDI Sikka Dokter Asep Purnama menyerahkan masker kepada Camat Talibura, Jumat (15/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sikka menggempur Kecamatan Talibura, Jumat (15/5). Mereka membagikan 4000 masker dan mengedukasi pencegahan virus corona.

Kecamatan Talibura menjadi kecamatan kelima yang didatangi para dokter ini dalam program besar Masker untuk Sikka.

Sebelumnya IDI Sikka sudah membagikan masker dan memberikan edukasi kepada masyarakat qdi Kecamatan Nita, Magepanda, Mego dan Paga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kali ini kami datangi Talibura di tengah maraknya berita kasus positif Covid 19 di Kabupaten Sikka sejumlah 12 orang, di mana 6 orangnya merupakan warga Kecamatan Talibura,” jelas Ketua Panitia Masker untuk Indonesia Dokter Frisky Ronald Tua.

Jumlah masker yang didistribusikan di Talibura cukup banyak yakni 4000 lembar. Masker sebanyak ini didistribusikan untuk warga masyarakat pada 12 desa dan 2 Puskesmas di wilayah kerja Talibura, yaitu Puskesmas Watubaing dan Puskesmas Boganatar.

Baca Juga :  BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kegiatan edukasi menyeluruh terpusat di Kantor Kecamatan Talibura. Puluhan tokoh masyarakat di kecamatan ini hadir dan terlibat aktif.

Sejumlah dokter memaparkan berbagai materi seperti strategi pencegahan, cara penularan virus corona, dan juga penegakan protokoler kesehatan.

“Mencegah itu peran bersama. Masyarakat harus sama-sama berjuang mencegah penularan. Jadi bukan hanya tugas pemerintah saja,” ujar Dokter Angela Merici saat mengedukasi tokoh-tokoh masyarakat.

Dokter Asep Purnama menyinggung reaksi penolakan masyarakat akibat stigmanisasi dan diskriminasi kepada pelaku perjalanan yang baru datang atau orang dan keluarga yang diduga terpapar virus corona.

“Mohon jangan melalukan stigma diskriminasi pada warga Talibura. Melainkan harus mengasihi dan mendukung penuh upaya memutuskan matarantai virus corona di Kabupaten Sikka terutama di wilayah Talibura. Perangi virusnya, bukan orangnya,” seru Dokter Asep Purnama.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Asep Purnama juga menekankan pentingnya melaksanakan protokoler kesehatan sebagaimana yang sudah diimbau pemerintah.

“Untuk melawan virus corona, hanya ada 3 kunci utama yakni jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan. Ini senjata kita. Tolong saling mengingatkan kepada saudara-saudara kita,” ajak Pembina IDI Cabang Sikka itu.

Dokter Frisky Ronald Tua mengatakan melalui gerakan Masker untuk Sikka, IDI Sikma
IDI Cabang Sikka berharap masyarakat peka dan mau mengubah pola hidup sejak saat ini supaya Sikka siap memberantas penularan virus corona.

Kehadiran IDI Sikka di Kecamatan Talibura mendapat sambutan meriah. Camat Talibura Laurensius Lilo menyambut dengan adat budaya setempat, dan mengalungkan selendang kepada Dokter Asep Purnama.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru