Maumere-SuaraSikka.com: KM Lambelu dijadwalkan masuk kembali dan bersandar di Pelabuhan Laurens Say pada Kamis (20/8). Kini Pelni sudah mulai membuka penjualan tiket.
Ini adalah pelayaran pertama kapal-kapal milik Pelni yang bersandar di Pelabuhan Laurens Say, paskah kasus penyebaran virus corona pada awal April lalu.

Kepala PT Pelni Maumere Surahman menjelaskan pihaknya sudah membuka penjualan tiket di Kantor Pelni Maumere di Jalan Don Juan Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tiket sudah mulai dijual hari ini,” ujar dia, Jumat (14/8).
Manajemen Pelni Maumere menerapkan protokoler kesehatan bagi calon penumpang yang hendak membeli tiket.

Sesuai jadwal, untuk trip kali ini, Lambelu yang datang dari Baubau tidak langsung ke Maumere. Kapal ini akan menyinggahi terlebih dahulu Pelabuhan Larantuka.
Dari Larantuka, Lambelu bertolak ke Kupang, kemudian balik lagi ke Larantuka. Sesudah itu baru masuk ke Maumere.
Dengan rute ini, diperkirakan banyak penumpang yang tujuan ke Kabupaten Sikka cenderung lebih memilih turun di Larantuka.
“Tergantung penumpang saja, dia beli tiket tujuan pelabuhan mana,” jawab Surahman.
Dari Maumere, Lambelu akan bertolak ke Baubau, Makasar, Pare-Pare, Balikpapan, Pantoloan, Tarakan, Nunukan, Balikpapan, Pare-Pare, dan Makasar.
Lambelu terakhir kali masuk Maumere pada 7 April 2020. Kedatangan Lambelu kali itu diwarnai pro-kontra, mengingat peningkatan pengawasan pelaku perjalanan yang datang dari zona merah virus corona.
Sebanyak 239 penumpang turun di Pelabuhan Laurens Say. Pemerintah daerah setempat langsung melakukan karantina semua penumpang pada dua lokasi karantina terpusat.
Dalam perkembangan kemudian, diketahui 21 eks penumpang Lambelu terpapar positip virus corona. Mereka kemudian diisolir di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Mereka semua sudah sembuh dan dikembalikan ke rumah masing-masing.*** (eny)















