IAP, Mahasiswi Positip Corona, Pernah 3 Hari di Ende

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2020 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 5 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IAP berada di Ruang Isolasi Kantor Dinkes Sikka, Kamis (1/10)

IAP berada di Ruang Isolasi Kantor Dinkes Sikka, Kamis (1/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka kini berkoordinasi dengan Satgas Covid Ende. Pasalnya, mahasiswi positip corona berinitial IAP, mengaku pernah 3 hari berada di Kabupaten Ende.

Keterangan ini disampaikan Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Jumat (2/10) kepada wartawan. Dia ditanya tentang riwayat perjalanan dan kontak erat perempuan yang positip corona.

Petrus Herlemus menjelaskan dari pendalaman awal IAP mengaku datang dari Makasar, dan sudah berada di Maumere sekitar 2-3 bulan. Ketika didalami lagi kemarin, perempuan yang juga mahasiswi pada salah satu oerguruan tinggi di Makasar ini, mengaku pernah 3 hari di Ende.

“Setelah dia dinyatakan positip, kemarin kami evakuasi ke ruang isolasi. Waktu didalami lagi riwayat perjalanan, baru dia mengaku pernah ke Ende selama 3 hari,” jelas Petrus Herlemus.

Dari keterangan ini, lanjut dia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid Ende untuk melakukan penelusuran rekam jejak selama IAP berada di Ende.

Selain ke Ende, Petrus Herlemus juga menerangkan bahwa pihaknya sedang mendalami apakah IAP pernah ke Bagian Kesra Setda Sikka atau tidak. Pasalnya sebagai mahasiswi, mungkin saja dia mendapat bantuan beasiswa melalui Bagian Kesra.

Baca Juga :  Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bagian Kesra untuk memastikan hal ini,” tambah dia.

IAP yang dipastikan positip corona, kemarin langsung dievakuasi ke ruang isolasi di Kantor Dinas Kesehatan. Sebelum dievakuasi, Tim Medis Satgas Covid Sikka melakukan penelusuran rekam jejak, dan mengambil sampel swab perempuan ini dan beberapa orang penghuni rumah.

IAP dievakuasi dari rumahnya di RT/RW 011/002 Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Puluhan warga masyarakat sekitar menyaksikan proses ini dari kejauhan.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA