Alberth Mengaku Tidak Rugi Bayar Iuran JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Albertus Vianey

Albertus Vianey

Maumere-SuaraSikka.com: Banyak masyarakat enggan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan alasan masalah iuran. Hal ini tidak demikin bagi Albertus Vianey. Justeru dia merasa tidak rugi membayar iuran setiap bulan.

Albertus Vianey, 31 tahun, mengaku rutin membayar iuran setiap bulan sebelum tanggal 10. Bagi dia, hanya dengan cara itu maka KIS miliknya selalu aktif dan dapat difungsikan ketika sakit.

Lebih dari itu, kata dia, dengan membayar iuran setiap bulan, manfaatnya bukan saja untuk membantu diri sendiri, tapi juga membantu peserta lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Albert yang kini dalam kondisi sakit kronis, semakin merasakan manfaatnya membayar iuran setiap bulan, sehingga sekarang ini dia menjalani pengobatan dengan mengandalkan KIS.

Baca Juga :  Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Dia menyadari untuk kategori penyakit yang memerlukan perawatan jangka panjang, memerlukan biaya pengobatan yang besar. Dan itu hanya bisa terbantukan dengan menjadi peserta aktif JKN-KIS.

“Tanpa ada program ini, saya dan keluarga tentu akan menghabiskan biaya yang besar. Dan terus terang kami tidak mampu. Terima kasih JKN-KIS,” ungkap dia.

Albert mengatakan sudah 1 tahun terakhir ini dia berupaya dan berjuang menghidupi keluarganya walau dalam keadaan sakit. Dalam kondisi itu, dia tetap berkomitmen membayar iuran setiap bulan. Albert merupakan peserta JKN-KIS dengan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 3.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

“Walaupun saya sedang sakit, namun tetap semangat dan tidak pernah merasa rugi membayar iuran setiap bulan,” kata Albert.

Dia lalu menyarankan masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, dengan menjalankan kewajiban membayar iuran setiap bulan.

“Bayar iuran tidak rugi. Manfaatnya besar. Ketika suatu saat nanti sakit, kita tidak lagi memikirkan biaya pengobatan,” ujar dia memberi motivasi.

Dia berharap JKN-KIS menjadi program yang semakin hari dipercaya dan diandalkan masyarakat. Kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara, Albert berharap bisa meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA