VCO Rahmat, dari Maumere untuk Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2020 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 277 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk VCO Rahmat siap dipasarkan

Produk VCO Rahmat siap dipasarkan

Sebuah produk minyak kelapa murni atau yang biasa disebut Virgin Coconut Oil (VCO), ternyata diam-diam sudah hadir di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Namanya VCO Rahmat.

Produksinya baru 1 bulan lebih sejak 14 September 2020. Tapi jangan disangka, VCO Rahmat sudah beredar luas ke sejumlah daerah di Indonesia. Setidaknya sudah 840 liter yang dimanfaatkan anak bangsa negeri ini.

Contoh produk VCO Rahmat yang siap dipasarkan
VCO Rahmat 10 mililiter

Kemasan VCO Rahmat dibuat dalam 2 jenis. Ada yang isi bersih 100 mililiter dan ada lagi yang isi bersih 500 mililiter. Dua kemasan ini dalam botol plastik bening, sehingga bisa dilihat langsung isi kemasan dengan mata telanjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana roh-nya, sebagai minyak kelapa murni, Rahmat dengan komposisi 100 persen kelapa dari Kabupaten Sikka.

Untuk sementara, kelapa-kelapa dari Desa Bloro Kecamatan Nita menjadi bahan baku utama VCO Rahmat. Kelapa dari Desa Bloro sejak dulu terkenal akan kualitasnya untuk minyak kelapa. Ke depan, manajemen akan membidik juga kelapa-kelapa dari daerah lain di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Rahmat mengandung Kaproat 1,09 persen, Kapilrat 11,75 persen, Kaprat 8,76 persen, Laurat 52,77 persen, Mirisat 14,94 persen, Palmitat 5,41 persen, Linoleat 0,55 persen, Oleat 3,40 persen, dan Stereat 1,32 persen.

VCO Rahmat, dari Maumere untuk Indonesia
Promosi VCO Rahmat di Kantor TP Nita CU Bahtera Sejahtera

Manajemen VCO Rahmat digerakkan oleh kolaborasi tiga pihak dengan peran masing-masing.

Pihak pertama yakni 8 petani penghasil bahan dasar minyak kelapa. Mereka ini masing-masing memiliki rumah produksi yang memproduksi kelapa menjadi minyak goreng. Dalam konteks kerja, mereka ini disebut sebagai Rumah Produksi 1.

Pihak kedua adalah Yoseph Hendarsyah selaku pemilik brand. Dia juga memiliki rumah produksi, disebut Rumah Produksi 2. Rumah produksi ini fungsinya untuk melakukan penyaringan, standarisasi, sampai labelisasi.

Baca Juga :  Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Sementara pihak ketiga adalah CU Bahtera Sejahtera sebagai promotor dalam berbagai aspek, seperti finansial, marketing, dan intervensi pasar.

Bahtera Sejahtera ikut ambil bagian dalam usaha besar ini, dalam rangka memenuhi visi misi dan program menyejahterakan anggota. Kebetulan para pelaku pihak pertama dan pihak kedua merupakan anggota aktif koperasi kredit itu.

VCO Rahmat memantapkan langkah untuk merambah Indonesia. Kini mereka telah mendapat order 1000 liter per minggu. Masih banyak order yang antri di belakang.

Contoh produk VCO Rahmat yang siap dipasarkan
Manajer CU Bahtera Sejahtera Yohanes Edelbertus Dare

Manajer Bahtera Sejahtera Yohanes Edelbertus Dare terus membangun komitmen dan konsistensi dengan Rumah Produksi 1 dan Rumah Produksi 2 untuk serius mengembangkan usaha ini.*** (vicky da gomez)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA