Sambil Selonjor RR Lepas Bayi yang Baru Dilahirkan ke Sungai
Dibaca 25 kali
Tersangka pelaku pembuang bayi keluar dari Ruang Unit PPA Polres Sikka, Selasa (26/3)
Maumere-SuaraSikka.com: Berbagai gugatan mengarah kepada RR, ibu kandung yang tega membuang bayi sendiri pada Rabu (20/3). RR melepas bayi perempuan tersebut dalam posisi sedang selonjor, karena baru saja melahirkan di tepi Sungai Enakter di Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka Propinsi NTT.
Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (26/3), menjelaskan RR menuju Sungai Enakter karena merasa sakit perut dan ingin membuang air besar. Jarak antara rumah tinggal RR dan sungai kurang lebih 100 meter.
Sesampai di sungai itu, saat sedang BAB, tiba-tiba keluarlah bayi perempuan. Diketahui bayi tersebut dalam keadaan masih hidup. Bayi ini sempat mengeluarkan tangisan sebanyak dua kali. Kaget dan panik dengan realitas ini, dicampur malu karena aib, RR langsung melepas bayi tersebut ke sungai.
Berita Terkait:
“Waktu pemeriksaan, RR jelaskan dia tidak membuang, tapi melepas bayi itu ke sungai. Waktu itu dia dalam posisi duduk melonjor di tepi sungai,” tembah Kasat reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan.
Aliran air pada sungai ini kemudian membawa bayi tersebut hingga ditemukan di Desa Ilinmedo dalam keadaan sudah meninggal. Jarak antara tempat RR melepas bayi hingga lokasi bayi ditemukan sekitar 200 meter. Bayi itu dilepas pada Rabu (20/3), dan ditemukan Januarius Noeng, seorang warga Ilinmedo pada Sabtu (23/3) pagi.
Polisi berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi perempuan malang itu setelah mendapat banyak informasi dari masyarakat. Informasi yang dihimpun aparat kepolisian mengarah kepada RR. Aparat keamanan di bawah pimpinan Kapospol Talibura Bripka Maleakhi Missa langsung mengamankan RR dari rumah tinggalnya.
Sebelumnya diberitakan, Januarius Noeng warga Desa Ilinmedo Kecamatan Waiblama menemukan seorang bayi perempuan di Sungai Enakter pada Sabtu (23/3). Bayi perempuan itu ditemukan sudah tidak bernyawa. Kepalanya tertelungkup ke bagian air sungai. Kondisi tubuh bayi sudah membengkak dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap.
Polisi kemudian mengumpulkan keterangan dan informasi dari masyarakat setempat. Dalam waktu dua hari, Senin (25/3), polisi berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi, yang ternyata ibu kandung berinitial RR. Pelaku pun langsung diamankan dari rumah kediamannya di Desa Tanarawa Kecamatan Waiblama dan dibawa ke Mapolres Sikka.*** (eny)