Maumere-SuaraSikka.com: Kasus tindakan kekerasan dialami AMN dan SNI, Senin (10/6). Dua pelajar Kelas Tingkat 1 SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere itu ditempeleng berulang kali oleh senior Kelas Tingkat 2, RF dan WOB. Persoalannya sepele saja, gara-gara rambut paras dan sepatu boneng.
Peristiwa penganiayaan ini terjadi di dekat warung bakso yang tidak jauh dari sekolah itu. RF dan WOB tanpa ampun menempeleng kedua korban. Tidak ada perlawanan apapun dari korban, yang pasrah menerima penganiayaan dari senior mereka. Kasus ini menjadi heboh, setelah rekaman video penganiayaan menjadi viral di media sosial.
SNI yang ditemui di ruangan kepala sekolah, Rabu (12/6), menjelaskan saat itu sekitar pukul 08.00 Wita dia bersama AMN didatangi RF dan WOB. Pelaku marah karena korban melanggar peraturan sekolah. SNI dituding melanggar peraturan karena rambutnya diparas. Sementara AMN dianggap bersalah karena mengenakan sepatu boneng. Kemarahan dua senior ini diekspresikan dengan cara berkali-kali menempeleng dua korban.
Berita Terkait:
- Video Kekerasan Pelajar di Sikka Sempat Jadi Viral
- Terlibat Tindakan Kekerasan, Bina Maritim Keluarkan 4 Siswa















