Pelajar Korban Kekerasan, Seret Senior ke Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Juni 2019 - 17:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban dan pelaku tindakan kekerasan mendatangi Polsek Nele, Rabu (12/6)

Korban dan pelaku tindakan kekerasan mendatangi Polsek Nele, Rabu (12/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Seperti sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib pelaku tindakan kekerasan di SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere. Keempat pelaku itu sudah dikeluarkan dari sekolah, dan kini mereka harus menjalani proses hukum. Dua pelajar korban kekerasan telah menyeret seniornya ke Polsek Nele, Rabu (12/6).
AMN dan SNI, korban tindak kekerasan merupakan pelajar Kelas Tingkat 1. Sementara pelaku kekerasan AMN dan SNI, bersama VD yang memfoto tindakan kekerasan dan AN yang merekam tindakan kekerasan, merupakan pelajar Kelas Tingkat 2.
Seperti disaksikan media ini di Kantor Polsek Nele di Jalan Moan Subu, aparat kepolisian setempat terlebih dahulu menggali keterangan secara terbuka dari para pelaku, korban, Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim, serta orang tua pelaku dan korban. Kemudian polisi memberikan pemahaman tindakan hukum, terutama menyangkut usia pelaku dan korban, yang tergolong masih di bawah umur.
Setelah dilakukan dialog terbuka secara umum, orang tua korban bersikeras untuk melaporkan kasus tindakan kekerasan agar diproses secara hukum. Akhirnya polisi pun membuat laporan kepolisian. Tampak yang lebih dulu melaporkan kasus ini adalah AMN. Dia didampingi oleh orang tuanya.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Kapolres Sikka Rickson Situmorang yang dihubungi di Mapolres Sikka, Rabu (12/6), menjelaskan korban bersama orang tua sudah mendatangi Polsek Nele. Dia menghormati hak-hak korban yang hendak memroses kasus tindakan kekerasan.
Meski demikian, tambahnya, sementara ini Polsek Nele bersama Polres Sikka dan Dinas Pendidikan Kepemudahaan dan Olahraga Kabupaten Sikka, tengah mencarikan jalan keluar penyelesaian. Tiga institusi ini berencana melakukan mediasi antara pelaku dan korban serta orang tua pelaku dan korban.
“Sementara ini sedang ada proses mencari solusi untuk penyelesaian. Saya belum bisa samapikan karena sedang berproses,” jelas Rickson Situmorang.
Pelajar Korban Kekerasan, Seret Senior ke Polisi
Korban tindak kekerasan berada di Kantor Polsek Nele
Kasus tindakan kekerasan ini terjadi pada Senin (10/6), dekat sebuah warung bakso yang tidak jauh dari SMK Pelayaran Bina Maritim. Pelaku menempeleng koban berulang-ulang kali lantaran korban melanggar aturan sekolah yakni rambir model paras dan bersepatu boneng. Saat dianiaya, korban tidak memberikan perlawan karena menghargai senioritas. Tindakan kekerasan ini kemudian menjadi viral, karena rekaman video saat penganiayaan beredar luas di media sosial.
Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere Minsri M. Sadipun mengaku kecewa dengan terjadinya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh murid-muridnya. Menurut dia, sekolah tidak pernah mengajarkan dan membenarkan adanya tinbdakan kekerasan. Dia pun mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan 4 siswa yang terlibat kasus tindakan kekerasan.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA