Bayi Kembar Safa dan Marwah Turut Nikmati Manfaat JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2019 - 11:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi Kembar Safa dan Marwah

Bayi Kembar Safa dan Marwah

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) merupakan salah satu program pemerintah untuk menjamin kesehatan masyarakatnya. Manfaat program ini juga dinikmati Safa dan Marwah, dua bayi kembar berjenis kelamin perempuan.

Laeli Dimiyanti, 29 tahun, ibu dari dua bayi cantik itu, masih tampak lemah setelah menjalani operasi cesar untuk kelahiran sang buah hati. Namun dia tidak hentinya tersenyum dikarenakan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah proses melahirkan lancar. Saya dan putri kembar saya sehat semuanya. Saya melahirkan dengan menggunakan kartu JKN-KIS jadi tidak perlu bayar rumah sakit. Padahal yang saya tahu biaya melahirkan sangat mahal,” ujarnya sumringah di akhir September 2019 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak mengetahui dirinya hamil, Laeli Dimiyanti langsung menggunakan kartu JKN-KIS untuk mulai memeriksa kandungan ke puskesmas, atau bidan polindes di dekat rumahnya. Dia cukup menunjukkan kartu JKN-KIS dan sudah bisa mendapatkan pelayanan.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Pada saat usia kandungannya empat bulan Laeli telah mengetahui bahwa anak kedua yang sementara dikandungnya merupakan bayi kembar. Sehingga dengan sigap dia telah mempersiapkan segala keperluannya dengan baik termasuk soal pengetahuannya memanfaatkan kartu KIS sebagai penjaminan biaya persalinannya.

“Saya merasa beruntung menjadi peserta JKN-KIS. Yang penting saya tetap bayar iuran setiap bulan, kartu saya aktif, pasti dilayani. Bahkan saya juga ajak serta keluarga saya yang belum mendaftar untuk segera mendaftar,” kata ibu yang telah memiliki 3 orang putri ini.

Dia dan suaminya terdaftar sebagai peserta mandiri. Keduanya menjadi peserta dan mendapatkan hak untuk dilayani dengan baik, termasuk wajib membayar iuran setiap bulannya.

Perempuan ini pun menanggapi informasi tentang penyesuaian iuran BPJS Kesehatan. Dia menjawabnya diplomatis dan penuh keyakinan.

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

“Walaupun saya dengar berita yang mengatakan iuran akan dinaikan, rasanya masih bisa kita bayarkan. Manfaatnya sangat sebanding dengan apa yang kita keluarkan. Toh kita beli pulsa saja tidak berat, apalagi ini untuk menjamin biaya kesehatan kita,” ujarnya.

Wanita yang akrab dipanggil Eli ini mengajak masyarakat untuk mendaftar ke BPJS Kesehatan.

“Kita daftar bukan berarti kita berharap sakit dan dilayani. Kita daftar untuk jaga-jaga apabila kita sakit dan mau berobat, atau bahkan bisa seperti saya yang menggunakan untuk melahirkan. Mana bisa saya khusus menabung untuk bayar biaya yang keluar sekaligus besar. Ya seperti menabung suatu saat akan kita pakai, kalau kita tidak pakai juga artinya kita bantu orang lain. Selain membantu itu juga sangat baik, bisa menambah pahala dan amal buat kita,” ujar dia.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Sedia Payung Sebelum Hujan, Sedia JKN Sebelum Sakit
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Ketua DPRD Sikka Duga Ada yang Tidak Sehat di Dinas Kesehatan
Puskesmas Tuanggeo Mangkrak, DPRD Sikka Tidak Rekomendasikan Pekerjaan Lanjutan
AHP Resmikan Sumur Bor di Mego, Kesulitan Air Bersih Terjawab

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru