38 Orang Reaktif Rapid Test, Belum Di-Swab

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 11:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Sabtu (2/5)

Suasana rapid test di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Sabtu (2/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Sudah 38 orang yang dipastikan reaktif berdasarkan hasil rapid test. Sialnya, semua mereka belum di-swab untuk memastikan positif atau negatif virus corona.

Kini mereka semua menunggu dalam ketidakpastian. Meski berada dalam pengawasan, baik di ruang isolasi maupun di lokasi karantina terpusat, kondisi psikologis bisa saja menganggu daya tahan tubuh mereka.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus memastikan semua mereka belum melaksanakan swab. Alasannya karena sampel swab belum bisa dikirim, akibat penutupan sementara jalur udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 38 orang yang reaktif itu terdiri dari 3 gelombang. Pertama, 9 eks penumpang KM Lambelu yang dipastikan reaktif dari hasil rapid test kedua.

Semua mereka adalah perempuan, dan telah dievakuasi ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere sejak Kamis (23/4) malam. Kini sudah 10 hari mereka berada di ruang isolasi.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Kedua, sebanyak 19 orang dari dua klaster, dipastikan reaktif pada Jumat (1/5). Terdapat 10 orang dari klaster Jamaah Tabligh Alumni Gowa yang menjalani rapis test pertama kali. Berikut 9 orang klaster Lambelu, yang menjalani rapid test ketiga.

Dari 19 orang ini, dipastikan sudah 15 orang yang langsung dievakuasi malam itu juga ke Gedung SCC. Sementara 4 orang lainnya dari klaster Lambelu, menurut Petrus Herlemus, Minggu (3/5) pagi ini akan dilakukan penjemputan paksa.

Ketiga, muncul lagi 10 orang reaktif berdasarkan rapid test pada Sabtu (2/5). Terdiri dari 9 orang klaster Lambelu yang menjalani rapid test ketiga, dan 1 orang klaster Jamaah Tabligh yang pertama kali melakukan rapid test. Semua mereka sudah dievakuasi ke Gedung SCC.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Hingga kini belum diketahui bagaimana nasib 38 orang reaktif ini. Satgas Covid Sikka belum bisa berbuat banyak karena penutupan sementara jalur udara merupakan kebijakan secara nasional.

Pengambilan rapid test kemungkinan masih terus akan dilakukan pada sejumlah target. Petrus Herlemus memastikan Minggu pagi ini, Tim Satgas Covid Sikka turun ke Desa Parumaan dan Desa Gunung Sahari, untuk melakukan rapid test terhadap 8 orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa.

Sementara itu wacana tentang pesawat khusus yang menjemput sampel swab di kabupaten-kabupaten, hingga kini masih sebatas wacana.

Demikian pun wacana tentang mendirikan laboratorium uji sampel swab di Kabupaten Sikka, belum juga terealisir.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA