Masuk Lagi 5 Eks Lambelu, Reaktif Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 21:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks penumpang KM Lambelu dari Desa Wailamung tiba di Kantor Dinas Budpar, Minggu (3/5)

Eks penumpang KM Lambelu dari Desa Wailamung tiba di Kantor Dinas Budpar, Minggu (3/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 5 eks penumpang Lambelu, Minggu (3/5) masuk lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka. Mereka ini dinyatakan reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test ketiga.

Dengan demikian untuk hari ini saja sudah 8 eks Lambelu yang kembali menjalani karantina di Kantor Dinas Budpar Sikka.

Sebelumnya 3 orang dari Kecamatan Waigete, dijemput ke lokasi karantina terpusat. Awalnya mereka masuk ke Gedung SCC, kemudian dipindahkan ke Kantor Dinas Budpar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima orang ini berasal dari Desa Wailamung Kecamatan Talibura, terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan. Mereka adalah AT 38 tahun, HJ 23 tahun, KEL 22 tahun, WW 19 tahun, YBKL 18 tahun.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Informasi yang dihimpun media ini, lima orang ini menjalani rapid test ketiga pada Jumat (1/5). Waktu itu petugas medis melakukan rapid test terhadap 10 orang, terdiri dari 8 eks Lambelu, dan 2 pekerja migran yang datang dari Kupang.

Lima orang ini dijemput dengan Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid. Mereka tiba di lokasi karantina terpusat pukul 20.15 Wita.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Seperti biasa, petugas PMI Sikka melakukan penyemprotan antiseptik dan disinfektan ke tubuh dan barang bawaan mereka. Setelah itu personil BPBD Sikka memberikan mereka makan malam.

Dengan bertambahnya 5 orang ini, maka secara keseluruhan terdapat 34 orang yang menjalani karantina di Kantor Dinas Budpar. Mereka terdiri dari 17 reaktif dan 17 nonreaktif.

Sementara di Gedung SCC menampung 16 orang, terdiri dari 11 Alumni Gowa dan 5 eks Lambelu. Dengan demikian sudah 50 orang yang menjalani karantina pada lokasi yang disiapkan pemerintah daerah setempat.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA