Tim Kesehatan Lakukan Rapid Test Alumni Gowa di Wilayah Kepulauan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 12:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim kesehatan Satgas Covid Sikka menuju wilayah kepulauan, Minggu (3/5) (foto: istimewa)

Tim kesehatan Satgas Covid Sikka menuju wilayah kepulauan, Minggu (3/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sejumlah Jamaah Tabligh Alumni Gowa diketahui berasal dari sejumlah desa di wilayah kepulauan di Kabupaten Sikka. Tim kesehatan pun turun ke sana untuk melakukan rapid test.

Tim kesehatan sebanyak 5 orang berangkat dari Pelabuhan Laurens Say, Minggu (3/5), sekitar pukul 08.30 Wita. Mereka menggunakan kapal cepat bernama Sea Raider milik Lanal Maumere.

Tidak hanya tim kesehatan saja. Dalam rombongan ini ikut juga Dokter Letda Denis dari Balai Pengobatan Lanal Maumere, dan 2 personel Sea Raider. Terlibat juga personel Pos Kesehatan Kodim Sikka Pelda Surung Thomson Napitupulu.

Informasi yang dihimpun media ini, tim akan lebih dulu bergerak ke Desa Pemana Kecamatan Alok. Setelah itu tim akan berpindah ke Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur. Belum diketahui berapa banyak Alumni Gowa yang ada di dua desa ini.

Selain di dua desa ini, diperkirakan tim Satgas Covid Sikka juga akan menyisiri sejumlah desa di wilayah kepulauan, seperti Gunung Sahari, Kojadoi, dan Kojagete.

Dari data yang dipegang media ini, di Desa Parumaan tercatat 8 orang Jamaah Tabligh peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa. Selain itu terdapat juga 2 orang berada di Desa Gunung Sahari.

Baca Juga :  100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menyebutkan sampai dengan Sabtu (2/5), pihaknya sudah mendata 46 Alumni Gowa. Menurut dia, jumlah peserta kemungkinan akan bertambah, karena masih banyak yang belum teridentifikasi.

Hingga Sabtu kemarin, sudah 39 Alumni Gowa yang menjalani rapid test, dan 11 di antaranya reaktif. Semua mereka sudah dievakuasi ke Gedung SCC di Jalan Ahmad Yani Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA