Maumere-SuaraSikka.com: Sejumlah Jamaah Tabligh Alumni Gowa diketahui berasal dari sejumlah desa di wilayah kepulauan di Kabupaten Sikka. Tim kesehatan pun turun ke sana untuk melakukan rapid test.
Tim kesehatan sebanyak 5 orang berangkat dari Pelabuhan Laurens Say, Minggu (3/5), sekitar pukul 08.30 Wita. Mereka menggunakan kapal cepat bernama Sea Raider milik Lanal Maumere.
Tidak hanya tim kesehatan saja. Dalam rombongan ini ikut juga Dokter Letda Denis dari Balai Pengobatan Lanal Maumere, dan 2 personel Sea Raider. Terlibat juga personel Pos Kesehatan Kodim Sikka Pelda Surung Thomson Napitupulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi yang dihimpun media ini, tim akan lebih dulu bergerak ke Desa Pemana Kecamatan Alok. Setelah itu tim akan berpindah ke Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur. Belum diketahui berapa banyak Alumni Gowa yang ada di dua desa ini.
Selain di dua desa ini, diperkirakan tim Satgas Covid Sikka juga akan menyisiri sejumlah desa di wilayah kepulauan, seperti Gunung Sahari, Kojadoi, dan Kojagete.
Dari data yang dipegang media ini, di Desa Parumaan tercatat 8 orang Jamaah Tabligh peserta Ijtima Ulama Dunia Zona Asia di Gowa. Selain itu terdapat juga 2 orang berada di Desa Gunung Sahari.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menyebutkan sampai dengan Sabtu (2/5), pihaknya sudah mendata 46 Alumni Gowa. Menurut dia, jumlah peserta kemungkinan akan bertambah, karena masih banyak yang belum teridentifikasi.
Hingga Sabtu kemarin, sudah 39 Alumni Gowa yang menjalani rapid test, dan 11 di antaranya reaktif. Semua mereka sudah dievakuasi ke Gedung SCC di Jalan Ahmad Yani Maumere.*** (eny)















