Maumere-SuaraSikka.com: Maria Elvinsia Oktaviani, akhirnya pulang ke rumahnya, Selasa (5/5). Dia berjanji akan mematuhi protokoler kesehatan sebagaimana yang diimbau pemerintah.
Gadis 21 tahun asal Habibola Desa Waihawa Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka ini, berada di lokasi karantina sejak 7 April 2020. Dia merupakan salah satu eks penumpang KM Lambelu.
Sejak Lambelu tiba, Elvinsia ditempatkan pada lokasi karantina di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian, pada 24 April 2020, dipindahkan ke lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Jalan Ahmad Yani.
“Dari awal saya tidak pernah pulang. Legah sekali, hari ini bisa pulang ke rumah,” ujar dia senang, Selasa (5/5) siang.
Selama 28 hari berada di lokasi karantina, gadis ini merasa jenuh. Aktifitasnya tiap hari hanya tidur, main game, dan kutak-katik android.
Dalam kondisi itu, dia memahami betul risiko menularkan dan tertular virus corona. Karena itu, dia mengaku cukup patuh menjalani protokoler kesehatan. Terbukti, 3 kali rapid test, hasilnya reaktif.
“Nanti pulang rumah, aktifitas tentu sudah lebih banyak. Tapi saya harus tetap mengikuti protokoler kesehatan. Hindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan,” ujarnya bersemangat.
Dia mengaku awalnya susah beradaptasi dengan protokoler kesehatan. Namun karena tuntutan keselamatan bersama, agar tidak menular dan tertular, justeru dia merasa nyaman melaksanakan imbauan pemerintah.
Elvinsia kembali ke rumah dengan menumpang pikup milik Kepala Desa Waihawa. Bersama dua kawannya yang juga hari itu dipulangkan, ketiganya duduk pada bagian belakang mobil.*** (eny)















