Pulang Rumah, Elvinsia Janji Patuhi Protokoler Kesehatan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2020 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Elvinsia Oktaviani bersiap keluar dari lokasi karantinaz Selasa (5/5)

Maria Elvinsia Oktaviani bersiap keluar dari lokasi karantinaz Selasa (5/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Maria Elvinsia Oktaviani, akhirnya pulang ke rumahnya, Selasa (5/5). Dia berjanji akan mematuhi protokoler kesehatan sebagaimana yang diimbau pemerintah.

Gadis 21 tahun asal Habibola Desa Waihawa Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka ini, berada di lokasi karantina sejak 7 April 2020. Dia merupakan salah satu eks penumpang KM Lambelu.

Sejak Lambelu tiba, Elvinsia ditempatkan pada lokasi karantina di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, pada 24 April 2020, dipindahkan ke lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di Jalan Ahmad Yani.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

“Dari awal saya tidak pernah pulang. Legah sekali, hari ini bisa pulang ke rumah,” ujar dia senang, Selasa (5/5) siang.

Selama 28 hari berada di lokasi karantina, gadis ini merasa jenuh. Aktifitasnya tiap hari hanya tidur, main game, dan kutak-katik android.

Dalam kondisi itu, dia memahami betul risiko menularkan dan tertular virus corona. Karena itu, dia mengaku cukup patuh menjalani protokoler kesehatan. Terbukti, 3 kali rapid test, hasilnya reaktif.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

“Nanti pulang rumah, aktifitas tentu sudah lebih banyak. Tapi saya harus tetap mengikuti protokoler kesehatan. Hindari kerumunan, jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan,” ujarnya bersemangat.

Dia mengaku awalnya susah beradaptasi dengan protokoler kesehatan. Namun karena tuntutan keselamatan bersama, agar tidak menular dan tertular, justeru dia merasa nyaman melaksanakan imbauan pemerintah.

Elvinsia kembali ke rumah dengan menumpang pikup milik Kepala Desa Waihawa. Bersama dua kawannya yang juga hari itu dipulangkan, ketiganya duduk pada bagian belakang mobil.*** (eny)

Berita Terkait

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA