Maumere-SuaraSikka.com: Flotim 01 yang terpapar positip Covid 19, Rabu (6/5) 21.20 Wita, dievakuasi ke RSUD Larantuka. Proses evakusi dipimpin langsung Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon.
Perempuan berinitial RB, 33 tahun itu, dievakuasi dari lokasi karantina di Biara BHK Emaus Weri. Dia bersama 16 eks penumpang KM Lambelu selama ini karantina di tempat itu.
Evakuasi dilaksanakan Tim Satgas Covid Flotim. Mereka mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Tampak hadir Sekda Flotim Paulus Igo Geroda dan Kadis Kesehatan Flotim Agustinus Ogye Silimala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum evakuasi, Tim Satgas Covid Flotim memberikan pemahaman kepada 16 eks Lambelu penghuni lokasi karantina.
Selanjutnya pasien dibawa menggunakan 1 unit mobil Ambulance RSUD Larantuka. Kepala Dinas Kesehatan Agustinus Ogye Silimalar bersama Tim Satgas Covid Flotim terlibat aktif melakukan pengawasan ketat.
Kurang lebih 15 menit ambulance sudah tiba di RSUD Larantuka. Petugas melakukan penyemprotan antiiseptik ke tubuh RB, dan penyemprotan disinfektan barang-barang yang dibawanya. Setelah itu RB dipersilakan masuk ke ruang isolasi.
Sebelumnya, dalam konperensi pers kepada wartawan, Bupati Flotim menjelaskan perempuan ini menjalani rapid test pertama pada 8 April 2020 dengan hasil nonreaktif. Setelah itu 10 hari kemudian dilakukan rapid test kedua dengan hasil reaktif.
Akibat persediaan Virus Transport Media (VTM) terbatas, tim dokter dan medis hanya bisa melakukan swab terhadap 9 orang. Sampel swab kemudian dikirim ke Surabaya. Karena kehabisan reagen, sampel swab dilanjutkan ke laboratorium di Jakarta.*** (eny)















