Aparat TNI Polri “Dipukul Mundur” Umat Muslim di Nangahale

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 8 Mei 2020 - 18:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 39 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat Muslim di Naangahale mendengarkan arahan petugas keamanan di Masjid Baitul Sadil, Rabu (6/5) malam

Umat Muslim di Naangahale mendengarkan arahan petugas keamanan di Masjid Baitul Sadil, Rabu (6/5) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan aparat TNI Polri di Kabypaten Sikka terpaksa pulang dengan kecewa, Rabu (6/5) malam. Mereka “dipukul mundur” oleh sekelompok umat Muslim di Desa Nangahale Kecamatan Talibura.
Para aparat ini sebenarnya sedang menjalankan tugas resmi pengamanan negara, terutama di masa pandemi virus corona.
Pada apel kesatuan di halaman Dinkes Sikka, pengamanan difokuskan pada titik Desa Nangahale. Pasalnya umat Muslim di tempat itu masih melaksanakan sholat berjamaah dan tarawih.
Setiba di Masjid Baitul Sadik Nangahale pukul 18.23 Wita, sekelompok umat Muslim sudah ramai di masjid. Dikabarkan mereka akan menjalani sholat berjamaah, dilanjutkan dengan tarawih.
Melihat kondisi itu, petugas keamanan berkoordinasi dengan Imam Masjid bernama Arham. Kemudian para jamaah diminta masuk ke masuk ke masjid untuk mendengarkan pengarahan dari petugas keamanan.
Pasintel Lanal Maumere
Mayor Laut Mohamad Machruf kemudian memberikan pengarahan kepada Imam Masjid dan takmir-takmir mesjid. Para jamaah diimbau untuk tidak melaksanakan sholat berjamaah dan tarawih selama musim pandemi virus corona.
Namun rupanya imbauan ini tidak diterima. Beberapa orang melancarkan protes, dengan alasan lebih taat kepada perintah Allah. Banyak di antara mereka tidak mengenakan masker.
Meskipun petugas keamanan masih berada di sekitar masjid, para jamaah tetap melaksanakan sholat jamaah dan tarawih. Selain menolak imbauan terkesan mereka mengabaikan aparat keamanan yang sedang menjalankan tugas negara.
Kondisi ini membuat aparat keamanan mengambil langkah mundur dan pulang ke Posko Satgas Covid Sikka di Dinkes Sikka.
Seorang aparat keamanan sempat menyampaikan kekecewaan dengan sikap umat Muslim di Nangahale.
“Sungguh kami aparat dilecehkan malam ini. Mereka terlihat masa bodoh, sombong. Kami masih ada di situ, yang lain terus datang ke masjid. Terus mereka sholat berjamaah dan tarawih,” ujarnya kesal.
Kapolres Sikka AKBP Sajimin yang dihubungi via telepon selular terkait pasukan keamanan yang mundur dari Nangahale, tidak memberikan keterangan. Dia sempat membaca pesan whats app, tali tidak membalasnya.
Nangahale merupakan salah satu desa yang memberikan kontribusi besar atas orang yang reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test. Setidaknya ada 9 orang reaktif, yakni 4 dari Klaster Lambelu dan 5 dari Klaster Gowa.*** (eny)
Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Berita Terkait

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA