Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 70 sampel swab dari Kabupaten Sikka, baru akan dikirim Sabtu (9/5). Rencana sebelumnya dikirim Jumat (8/5) hari ini.
Kepastian penundaan pengiriman sampel swab disampaikan Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus kepada wartawan di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Sikka, Jumat (8/5) pagi tadi.
Dia mengatakan alasan penundaan karena terdapat kendala pada beberapa kabupaten di Pulau Flores. Beberapa kabupaten yang pengirimannya melalui Maumere, baru akan mengantar sampel swab hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk wilayah Flores, penjemputan sample swab hanya di 2 tempat yakni Bandara Komodo di Labuan Bajo dan Bandara Frans Seda di Maumere. Sebelumnya ditunjuk juga Bandara Aroeboesman di Ende.
Sampel swab yang dijemput melalui Bandara Frans Seda yakni dari Kabupaten Sikka, Flotim, Lembata, Ende, Nagekeo, dan Ngada. Sedangkan 3 kabupaten di Manggarai Raya melewati Bandara Komodo.
“Besok baru pesawat datang jemput. Rutenya dari Kupang, Labuan Bajo, Waingapu, Maumere dan kembali ke Kupang,” ujar Petrus Herlemus.
Belum diketahui berapa banyak sampel swab yang akan dijemput di Maumere. Yang sudah pasti sebanyak 70 dari Kabupaten Sikka, terdiri dari 47 sampel eks penumpang KM Lambelu, 21 sampel Klaster Gowa, dan 2 sampel Klaster Magetan.
“Dari Sikka ada 70. Lalu Flotim 2. Ende mungkin 2, Lembata mungkin 1, Ngada dan Nagekeo tidak lebih dari 5 sampel,” ujar Petrus Herlemus.
Laboratorium uji sampel swab PCR di RSUD WZ Yohanes, kata dia, bisa memeriksa 46 sampel setiap harinya. Dia berharap untuk Kabupaten Sikka sudah bisa diketahui 2-3 setelah pengiririman ke Kupang.*** (eny)















