Melahirkan Lancar, Berkat Modal JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2020 - 16:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Feni Ludvina Tia

Maria Feni Ludvina Tia

Maumere-SuaraSikka.com: Maria Feni Ludvina Tia, 22 tahun, bersyukur sekali. Anak pertamanya lahir dengan lancar. Demikian pun biayanya juga lancar berkat modal JKN-KIS.

Feni, demikian ibu rumah tangga ini akrab disapa, tampak sumringah ketika ditemui akhir Maret lalu. Penuh haru, gembira, dan bersyukur, dia menceritakan pengalamannya sebagai peserta JKN-KIS.

Perempuan kelahiran 29 Oktober 1998 ini pertama kali menggunakan JKN-KIS pada 24 Nopember 2019. Saat itu dia hendak melahirkan anak pertamanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai ibu rumah tangga dengan penghasilan yang tidak menentu, dia merasa memiliki beban tersendiri, ketika harus rutin membayar iuran peserta mandiri.

Namun perempuan ini tidak pasrah dengan keadaan. Dia telaten dan disiplin menjalankan kewajiban. Setiap bulan dia menyetor iuran dengan penuh tanggung jawab.

Alih-alih merasa beban, ternyata JKN-KIS mendatangkan mujizat. Di saat dia kesulitan ekonomi menghadapi kelahiran anak pertama, JKN-KIS hadir untuk membantunya.

Semenjak ditangani di Puskesmas Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, kekuatiran akan biaya persalinan mulai menghantui perempuan ini.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Namun rasa galau itu mendadak hilang. Dia menarik napas lega setelah mengetahui bahwa JKN-KIS bakal menjamin semua proses persalinan.

Setelah dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere, perempuan ini sudah berkeyakinan mantap akan jasa besar JKN-KIS. Dengan penuh semangat, dia memfokuskan diri pada proses persalinan.

“Saya rawat inap selama 2 hari dengan tindakan persalinan normal. Penuh semangat dan tidak pikirkan lagi biaya, karena sudah tidak diragukan dengan jaminan kartu JKN-KIS,” ujar perempuan ini di ruang tunggu RSUD TC Hillers, saat hendak mengontrol kesehatan anaknya.

Dia mengaku sangat beruntung sekali memegang kartu JKN-KIS. Dengan penghasilan pas-pasan, tapi tertib membayar iuran setiap bulan, justeru dia mendapatkan manfaat besar yang tidak pernah dia bayangkan.

“Ternyata manfaatnya sangat luar biasa, persis di saat kita membutuhkan biaya yang besar. Bayangkan, biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan saat ini tidaklah murah. Tapi JKN-KIS membuat semuanya menjadi lancar,” ujarnya bersemangat.

Pengalaman berkesan ini membuat Feni tidak henti-hentinya memberikan apresiasi akan hadirnya Program JKN-KIS. Dia pun mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menggagas program ini.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

“Ini program sangat membantu masyarakat, terutama kalangan yang tidak mampu seperti saya. Dalam kondisi kesulitan, JKN-KIS hadir dan menjawab persoalan yang kami hadapi,” ujarnya terharu.

Program ini, tambah dia, sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, hemat dia, program seperti ini harus terus hidup, dan ditingkatkan pelayanannya.

Dia tidak mempersoalkan iuran setiap bulan yang menjadi kewajiban, karena justeru dengan itu, ujar dia, peserta akan mendapatkan manfaat yang besar.

“Disiplin bayar iuran setiap bulan, dan kita akan merasakan manfaatnya,” ujar dia yakin.

Sambil itu dia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak dalam mempertahankan keberlangsungan program JKN-KIS. Dia mengharapkan pemerintah, pemangku kepentingan di pusat sampai di daerah, fasilitas kesehatan agar tetap memberikan pelayanan dengan baik kepada peserta JKN-KIS.

Selain itu, tambah dia, dukungan masyarakat juga sangat penting. Cara mendukung yang paling mudah, katanya, yakni dengan tertib membayar iuran setiap bulan.*** (eny)

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA