Melahirkan Lancar, Berkat Modal JKN-KIS

0
76
Melahirkan Lancar, Berkat Modal JKN-KIS
Maria Feni Ludvina Tia

Maumere-SuaraSikka.com: Maria Feni Ludvina Tia, 22 tahun, bersyukur sekali. Anak pertamanya lahir dengan lancar. Demikian pun biayanya juga lancar berkat modal JKN-KIS.

Feni, demikian ibu rumah tangga ini akrab disapa, tampak sumringah ketika ditemui akhir Maret lalu. Penuh haru, gembira, dan bersyukur, dia menceritakan pengalamannya sebagai peserta JKN-KIS.

Perempuan kelahiran 29 Oktober 1998 ini pertama kali menggunakan JKN-KIS pada 24 Nopember 2019. Saat itu dia hendak melahirkan anak pertamanya.

Sebagai ibu rumah tangga dengan penghasilan yang tidak menentu, dia merasa memiliki beban tersendiri, ketika harus rutin membayar iuran peserta mandiri.

Namun perempuan ini tidak pasrah dengan keadaan. Dia telaten dan disiplin menjalankan kewajiban. Setiap bulan dia menyetor iuran dengan penuh tanggung jawab.

Alih-alih merasa beban, ternyata JKN-KIS mendatangkan mujizat. Di saat dia kesulitan ekonomi menghadapi kelahiran anak pertama, JKN-KIS hadir untuk membantunya.

Semenjak ditangani di Puskesmas Wolomarang Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, kekuatiran akan biaya persalinan mulai menghantui perempuan ini.

Namun rasa galau itu mendadak hilang. Dia menarik napas lega setelah mengetahui bahwa JKN-KIS bakal menjamin semua proses persalinan.

Setelah dirujuk ke RSUD TC Hillers Maumere, perempuan ini sudah berkeyakinan mantap akan jasa besar JKN-KIS. Dengan penuh semangat, dia memfokuskan diri pada proses persalinan.

“Saya rawat inap selama 2 hari dengan tindakan persalinan normal. Penuh semangat dan tidak pikirkan lagi biaya, karena sudah tidak diragukan dengan jaminan kartu JKN-KIS,” ujar perempuan ini di ruang tunggu RSUD TC Hillers, saat hendak mengontrol kesehatan anaknya.

Dia mengaku sangat beruntung sekali memegang kartu JKN-KIS. Dengan penghasilan pas-pasan, tapi tertib membayar iuran setiap bulan, justeru dia mendapatkan manfaat besar yang tidak pernah dia bayangkan.

“Ternyata manfaatnya sangat luar biasa, persis di saat kita membutuhkan biaya yang besar. Bayangkan, biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan saat ini tidaklah murah. Tapi JKN-KIS membuat semuanya menjadi lancar,” ujarnya bersemangat.

Pengalaman berkesan ini membuat Feni tidak henti-hentinya memberikan apresiasi akan hadirnya Program JKN-KIS. Dia pun mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menggagas program ini.

“Ini program sangat membantu masyarakat, terutama kalangan yang tidak mampu seperti saya. Dalam kondisi kesulitan, JKN-KIS hadir dan menjawab persoalan yang kami hadapi,” ujarnya terharu.

Program ini, tambah dia, sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, hemat dia, program seperti ini harus terus hidup, dan ditingkatkan pelayanannya.

Dia tidak mempersoalkan iuran setiap bulan yang menjadi kewajiban, karena justeru dengan itu, ujar dia, peserta akan mendapatkan manfaat yang besar.

“Disiplin bayar iuran setiap bulan, dan kita akan merasakan manfaatnya,” ujar dia yakin.

Sambil itu dia berharap adanya dukungan dari berbagai pihak dalam mempertahankan keberlangsungan program JKN-KIS. Dia mengharapkan pemerintah, pemangku kepentingan di pusat sampai di daerah, fasilitas kesehatan agar tetap memberikan pelayanan dengan baik kepada peserta JKN-KIS.

Selain itu, tambah dia, dukungan masyarakat juga sangat penting. Cara mendukung yang paling mudah, katanya, yakni dengan tertib membayar iuran setiap bulan.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini