CeritaTenaga Honorer tentang Manfaat JKN-KIS

0
25
CeritaTenaga Honorer tentang Manfaat JKN-KIS
Egidius Fidance

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) memiliki manfaat yang besar. Simak saja cerita seorang tenaga honorer ini.

Egidius Fidance, 34 tahun, seorang tenaga honorer pada SMK Yohanes XXIII Maumere. Dia bersama anggota keluarganya didaftarkan sebagai peserta JKN-KIS oleh yayasan yang menaungi sekolah itu.

Praktis sejak tahun 2017 Dance, demikian sapaan akrabnya, bersama keluarga sudah resmi terdaftar. Dia masuk segmen Peserta Penerima Upah (PPU) Kelas II.

Dance merasa bersyukur sekali karena yayasan sekolah menanggung iuran setiap bulan. Honor bulananannya pun utuh, sehingga dia bisa menyisihkan untuk kebutuhan lain.

“Tiap bulan saya sisihkan sedikit dari honor untuk banyak kebutuhan, terutama masalah kesehatan. Tapi setelah jadi peserta JKN-KIS, saya alihkan untuk urusan yang lain. Biaya kesehatan saya tidak pikirkan lagi, karena saya tahu, yayasan dan negara sudah mengurusnya,” kisah Dance beberapa waktu lalu.

Dua tahun berjalan, Dance baru merasakan manfaat besar program JKN-KIS. Kala itu, tahun 2019, istrinya melahirkan anak pertama. Seluruh biaya ditanggung BPJS Kesehatan, karena istrinya adalah peserta JKN-KIS.

“Kami merasa bersyukur sekali, karena saat itu ada yang menolong kami melalui program JKN-KIS. Karena memang dari awal saya tidak pernah ragu dengan program ini,” ungkap dia.

Dia berpendapat bahwa program ini menganut sistem gotong-royong yang memiliki efek besar membantu orang lain. Secara tidak sadar, katanya, iuran yang dibayarkan tiap bulan difungsikan kepada orang lain yang sedang mengalami sakit.

“Yah, semacam kita sudah menjalankan sebagian dari ibadah. Bahwa yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu. Dan ini terbukti ketika istri saya operasi di RS Santo Gabriel Kewapante,” ujar warga Desa Bola Kecamatan Bola Kabupaten Sikka itu.

Dance mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih karena kehadiran Program JKN-KIS yang sangat bermanfaat baginya dan masyarakat Indonesia.

Pada bagian lain, dia berharap agar prinsip gotong-royong ini tetap dipertahankan dengan cara disiplin dan tanggung jawab membayar iuran setiap bulan. Yang masih menunggak, kata dia berharap, agar bisa menyelesaikan kewajibannya.

“Mungkin ada yang belum merasakan manfaatnya, jadi merasa rugi kalau bayar iuran. Padahal tidak begitu. Nanti pada gilirannya kita akan merasakan manfaat JKN-KIS,” kata dia.

Dia menambahkan program JKN-KIS mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan karena ada kemauan baik menolong sesama dalam prinsip gotong-royong.

“Dengan cara gotong royong kita selalu diberikan kesehatan, pikiran tenang, dan selalu bahagia. Karena iuran yang kita bayarkan akan sangat membantu dan menolong bagi sesama yang membutuhkan biaya pengobatan,” ujar dia.

Dia pun berkesimpulan bahwa Program JKN-KIS sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dia berharap pemerintah meningkatkan pelayanan dan akses yang mudah bagi peserta.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini