Dugaan Pengaruh HTI di Balik Proses Pindah Agama San, Benarkah?

0
41
Dugaan Pengaruh HTI di Balik Proses Pindah Agama San, Benarkah?
Maria Bebhe, ibu kandung Yohanes San Salvador Lado Gili

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus pindah agama Yohanes San Salvador Lado Gili alias San, ditengarai terpengaruh oleh ajaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Benarkah demikian, media ini berupaya menelusurinya.

Ihwal terseretnya HTI, justeru terungkap dari mulut San sendiri. Pemuda berusia 19 tahun itu mengungkapkan sendiri kepada ibu kandungnya Maria Bebhe, dan beberapa keluarga lainnya.

Maria Bebhe yang ditemui di Polres Sikka, Senin (20/7), mengakui mendengar langsung anaknya San sempat menyebut nama HTI.

Dugaan Pengaruh HTI di Balik Proses Pindah Agama San, Benarkah?
Maria Bebhe mendampingi suaminya Gerardys Gili di SPKT Polres Sikka

Ceritanya, kata dia, waktu itu Jumat (26/6) malam, setelah empat hari menjadi penganut Islam, San meminta izin pergi ke Waioti.

“Dia izin ke Waioti, katanya dipanggil oleh mereka untuk memberitahukan agar HTI tidak boleh terbongkar. Mereka itu siapa, dia tidak jelaskan,” cerita Maria Bebhe.

San kemudian meninggalkan rumah, menuju ke Waioti. Maria Bebhe mengaku penasaran dengan pernyataan anaknya tentang HTI.

Keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 Wita, San, mahasiswa IKIP Muhammadiyah itu kembali menyinggung soal HTI. Kali ini di depan ibunya, dia memberitahukan lagi tentang kepergiannya ke Waioti pada malam sebelumnya.

“Dia sampaikan lagi malam itu ke Waioti untuk bertemu mereka, agar HTI tidak terbongkar. Terus saya tanya apa itu HTI, malah dia jawab tidak tahu,” ungkap Maria Bebhe.

Cerita San tentang HTI, ujar Maria Bebhe, hanya sekilas itu saja. Hal ini meninggalkan rasa penasaran yang luar biasa bagi Maria Bebhe dan keluarganya.

Ada upaya menggali informasi lebih jauh tentang HTI dari San. Namun sejak saat itu San sudah meninggalkan rumah, dan tidak tahu di mana keberadaannya.

San resmi menjadi mualaf pada 22 Juni 2020. Namanya berubah menjadi Muhammad Ihsan Hidayat. Seluruh proses pindah agama ini tanpa sepengetahuan dan persetujuan orang tua dan keluarga.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini