Dugaan Pengaruh HTI di Balik Proses Pindah Agama San, Benarkah?

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Juli 2020 - 23:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Bebhe, ibu kandung Yohanes San Salvador Lado Gili

Maria Bebhe, ibu kandung Yohanes San Salvador Lado Gili

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus pindah agama Yohanes San Salvador Lado Gili alias San, ditengarai terpengaruh oleh ajaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Benarkah demikian, media ini berupaya menelusurinya.

Ihwal terseretnya HTI, justeru terungkap dari mulut San sendiri. Pemuda berusia 19 tahun itu mengungkapkan sendiri kepada ibu kandungnya Maria Bebhe, dan beberapa keluarga lainnya.

Maria Bebhe yang ditemui di Polres Sikka, Senin (20/7), mengakui mendengar langsung anaknya San sempat menyebut nama HTI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Pengaruh HTI di Balik Proses Pindah Agama San, Benarkah?
Maria Bebhe mendampingi suaminya Gerardys Gili di SPKT Polres Sikka

Ceritanya, kata dia, waktu itu Jumat (26/6) malam, setelah empat hari menjadi penganut Islam, San meminta izin pergi ke Waioti.

Baca Juga :  Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

“Dia izin ke Waioti, katanya dipanggil oleh mereka untuk memberitahukan agar HTI tidak boleh terbongkar. Mereka itu siapa, dia tidak jelaskan,” cerita Maria Bebhe.

San kemudian meninggalkan rumah, menuju ke Waioti. Maria Bebhe mengaku penasaran dengan pernyataan anaknya tentang HTI.

Keesokan harinya, sekitar pukul 06.30 Wita, San, mahasiswa IKIP Muhammadiyah itu kembali menyinggung soal HTI. Kali ini di depan ibunya, dia memberitahukan lagi tentang kepergiannya ke Waioti pada malam sebelumnya.

“Dia sampaikan lagi malam itu ke Waioti untuk bertemu mereka, agar HTI tidak terbongkar. Terus saya tanya apa itu HTI, malah dia jawab tidak tahu,” ungkap Maria Bebhe.

Baca Juga :  Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Cerita San tentang HTI, ujar Maria Bebhe, hanya sekilas itu saja. Hal ini meninggalkan rasa penasaran yang luar biasa bagi Maria Bebhe dan keluarganya.

Ada upaya menggali informasi lebih jauh tentang HTI dari San. Namun sejak saat itu San sudah meninggalkan rumah, dan tidak tahu di mana keberadaannya.

San resmi menjadi mualaf pada 22 Juni 2020. Namanya berubah menjadi Muhammad Ihsan Hidayat. Seluruh proses pindah agama ini tanpa sepengetahuan dan persetujuan orang tua dan keluarga.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA