Kace Mengaku Tenang Jika Rutin Bayar Iuran JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2020 - 07:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korolus Yosef Bay

Korolus Yosef Bay

Maumere-SuaraSikka.com: Rutin membayar iuran program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), membuat Korolus Yosef Bay alias Kace menjadi tenang.

Pria 36 tahun ini berupaya agar setiap bulan tidak punya tunggakan iuran JKN-KIS. Sebelum jatuh tempo dia sudah melaksanakan kewajibannya.

Kace sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2017. Dia tercatat sebagai peserta dengan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) untuk Kelas 1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan rutin membayar iuran, ujarnya, praktis kartu miliknya tetap aktif, dan bisa berfungsi kapan saja ketika dia mengalami sakit.

“Sedia payung sebelum hujan, itu prinsip saya terhadap program JKN-KIS. Kan kita tidak pernah tahu kapan akan sakit. Jadi harus rutin bayar iuran biar tenang. Saya bayar melalui autodebet,” ungkap dia akhir Mei lalu.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sudah 2 kali Kace merasakan manfaat JKN-KIS. Dengan modal KIS, dia berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Pernah juga dia dirujuk ke Rumah Sakit Santo Gabriel Kewapante.

Semua biaya pengobatan dijamin BPJS Kesehatan selaku lembaga penyelenggara jaminan sosial kesehatan.

Pelayanan petugas medis pun dirasakan cukup baik. Meski demikian, tambah dia, perlu ditingkatkan lagi sehingga pasien benar-benar merasa lebih nyaman.

Misalnya, kata dia, antrian panjang waktu mengurus administrasi. Kondisi ini harusnya diperbaiki, sehingga pasien tidak menunggu terlalu lama, dan sebaliknya petugas pelayanan pun tidak kerja terburu-buru.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Menyingung soal perubahan iuran sesuai Perpres 64 Tahun 2020, Kace tidak terlalu banyak memberikan tanggapan. Dia mengaku tidak terlalu mengikuti informasi tersebut.

Sebagai peserta mandiri yang membayar iuran sendiri setiap bulan, Kace mengaku tidak merasa keberatan dengan regulasi yang dikeluarkan pemerintah terkait perubahan iuran.

Kace berharap program JKN-KIS terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Alasannya karema program ini sangat bermanfaat dan membantu masyarakat dari sisi biaya pengobatan.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA