Kades Hepang Desak Pemerintah Jemput Kembali 3 Warga Pelaku Perjalanan

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2020 - 09:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Hepang Fransiskus Agustinus Sin

Kepala Desa Hepang Fransiskus Agustinus Sin

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Desa Hepang Kecamatan Lela Kabupaten Sikka Fransiskus Agustinus Sin mendesak pemerintah menjemput kembali 3 warga pelaku perjalanan dari desa itu.

Tiga orang pelaku perjalanan itu datang dari daerah zona merah. Ketiga orang tersebut menggunakan KM Lambelu, yang tiba di Pelabuhan Larantuka, Kamis (30/7) malam.

Mereka bertiga bersama 132 eks penumpang Lambelu sempat dikarantina di 2 lokasi karantina terpusat di Maumere.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun hanya 12 jam di lokasi karantina terpusat, pemerintah memutuskan untuk memulangkan mereka ke kampung halaman masing-masing untuk melanjutkan karantina mandiri.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Fransiskus Agustinus Sin beralasan kondisi rumah 3 warga tersebut, tidak memenuhi syarat untuk karantina mandiri.

“Ada rumah yang hanya 2 kamar, sementara jumlah jiwa sekitar 7-8 orang. Ini kan tidak ideal untuk karantina mandiri,” beber dia kepada media ini di Posko BPBD Sikka di lokasi karantina terpusat, Sabtu (1/8).

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kondisi seperti itu, kata dia, berdampak kepada tidak berjalannya protokoler kesehatan sebagaimana ketentuan yang diterapkan pemerintah.

Karena alasan itu, Fransiskus Agustinus Sin bersama Camat Lela Y.A. Yance Padeng mendatangi Posko BPBD Sikka di lokasi karantina, guna melakukan koordinasi karantina terpusat bagi 3 warganya.

Mereka sudah berbicara dengan Kepala BPBD Sikka melalui sambungan telepon selular. Sementara ini masih ada koordinasi lanjutan, dan menunggu keputusan Satgas Covid Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru