Dugaan Kolusi Proyek Depag NTT, Rekanan Tantang Pokja Pembuktian Dokumen Penawaran

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2020 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur CV Ampera Yohanes Mega

Direktur CV Ampera Yohanes Mega

Maumere-SuaraSikka.com: Direktur CV Ampera Yohanes Mega menantang Pokja melakukan pembuktian seluruh dokumen penawaran peserta lelang. Hal ini untuk menjawabi dugaan kolusi yang terjadi pada penetapan pemenang.

Tantangan Yohanes Mega ini disampaikan melalui sanggahan resmi yang dialamatkan kepada Pokja Pekerjaan Konstruksi Fisik Bangunan SMAK Santo Benediktus Palue di Kabupaten Sikka.

Yohanes Mega mengaku keberatan dan tidak menerima keputusan Pokja yang memenangkan CV Kemuning Jaya yang juga adalah pengurus yayasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Kolusi Proyek Depag NTT, Rekanan Tantang Pokja Pembuktian Dokumen Penawaran

“Kami menginginkan adanya proses kelanjutan yang berkeadilan sesuai prinsip dasar pengadaan barang/jasa yang efektif, efisien, adil dan tidak diskriminatif dan benas dari persekongkolan dan korupsi,” tegas Yohanes Mega.

Baca Juga :  Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Yohanes Mega berpendapat Pokja mencari-cari celah untuk menggugurkan perusahaannya, demi mengamankan salah satu peserta lelang.

Pokja menggugurkan CV Ampera dengan alasan status kepemilikan yang tertera pada bukti kepemilikan peralatan (teodolite, waterpass, tangki air dan concrete mixer) bukan milik perusahaan tersebut.

Dia menegaskan bahwa alat-alat tersebut adalah benar miliknya. Dia sendiri telah memperlihatkan kepada Pokja dokumen keabsahan dan keaslian alat-alat tersebut.

Dugaan Kolusi Proyek Depag NTT, Rekanan Tantang Pokja Pembuktian Dokumen Penawaran

“Dalam pembuktian kualifikasi Pokja menyatakan penawaran kami telah memenuhi syarat evaluasi koreksi aritmatik, administrasi teknis kewajaran harga dqn penilaian dokumen kualifikasi.

Baca Juga :  PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Selain itu, tambah dia, tidak ada satu pun keberatan dari PPK atas keaslian dan keabsahan dokumen kualifikasi terutama dalam hal kepemilikan alat-alat tersebut.

“Terus alasan apa perusahaan saya digugurkan,” ujarnya kecewa.

Dengan kinerja seperti itu, Yohanes Mega menilai Pokja telah melakukan kejahatan pelelangan. Pokja melakukan evalusi secara tidak benar sehingga melanggar pakta integritas dan prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa.

Yohanes Mega berencana mengadukan Pokja secara hukum. Dia masih menunggu jawaban atas sanggahan sekaligus tantangan yang diberikan kepada Pokja.*** (eny)

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA