Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka resmi memulangkan 178 pelaku perjalanan eks penumpang KM Lambelu, Jumat (21/8) sekitar pukul 13.30 Wita.
Para pelaku perjalanan ini dipulangkan usai makan siang. Mereka tampak gembira ketika mendapat informasi dipulangkan ke rumah masing-masing.
Sebelum dipulangkan, petugas Posko BPBD pada lokasi karantina membagikan surat keterangan pemeriksaan fisik (skrining). Surat ini dikeluarkan Dinas Kesehatan Sikka yang ditandatangani Sekretaris Dinkes Clara Francis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum meninggalkan lokasi karantina terpusat, petugas PMI Sikka menyemprotkan antiseptik dan disinfektan kepada pelaku perjalanan berikut barang bawaannya.
Pemulangan pelaku perjalanan, tidak diantar oleh Tim Satgas Covid Sikka. Mereka kembali masing-masing dengan cara sendiri-sendiri. Ada yang dijemput keluarga, ada yang langsung menuju terminal penumpang.
Pelaku perjalanan ini datang dari berbagai daerah. Mereka menggunakan KM Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Larantuka, Selasa (18/8) pukul 18.40 Wita.
Tim Satgas Covid Sikka langsung menjemput di Larantuka, dan membawa pelaku perjalanan ke lokasi karantina terpusat di Jalan Ahmad Yani.
Menurut data Dinkes Sikka, sesuai manifes jumlah pelaku perjalanan sebanyak 203 orang. Yang menjalani skrining sebanyak 178 orang, di mana 174 orang direkomendasikan karantina mandiri, sementara 4 orang karantina terpusat karena alasan 1 orang diare, 1 orang ODGJ, 1 orang kurang fit, dan 1 orang hamil.
Sementara 25 orang tidak menjalani skrining, diduga telah melarikan diri. Satu di antaranya berhasil diamankan, dan dibawa kembali ke lokasi karantina.
Dalam perkembangan, para pelaku akhirnya karantina secara terpusat sesuai arahan Bupati Sikka sebagaimana disampaikan Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir.
Sementara seorang ibu hamil dibawa ke Puskesmas untuk perawatan kesehatan selanjutnya. Dan ODGJ dipulangkan ke rumah.*** (eny)















