Anggota Brimob Maumere Babak Belur Dikeroyok Warga Nangahure

0
1262
Anggota Brimob Maumere Babak Belur Dikeroyok Warga Nangahure
Anggota Brimob Maumere membuat laporan kepolisian atas tindakan pengeroyokan terhadap dirinya, Jumat (28/8) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Wajah Muchlis Ramadhan terlihat babak belur. Anggota Brimob Maumere berpangkat Briptu itu ternyata dikeroyok sejumlah warga Nangahure Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat.

Wajah Muchlis tampak lebam akibat pukulan. Mata bagian kiri kelihatan bengkak. Kaki kirinya terdapat bekas goresan yang memerah.

“Sekitar 15-16 orang yang keroyok. Saya sudah mengaku anggota Brimob, tapi mereka tidak peduli,” cerita Muchlis di Mapolres Sikka, Jumat (28/8) malam.

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi Jumat (28/8) sekitar pukul 19.20 Wita. Kala itu Muchlis bersama istri, anak, mertua, dan saudaranya ke Nangahure untuk urusan keluarga. Mereka mengendarai sebuah kendaraan pribadi.

Muchlis yang menyetir kendaraan, lalu memarkirkannya di depan rumah keluarga. Sontak sekelompok pemuda yang sedang duduk berkumpul di situ, langsung mengelilingi kendaraan.

Merasa ada keanehan, Muchlis pun mempertanyakan alasan mereka melingkari kendarannya. Pertanyaan Muchlis ini rupanya membuat para pemuda ini tersinggung.

“Kalau kami mau lihat, memangnya kenapa,” cerita Muchlis mengulangi hardikan seorang warga Nangahure.

Tidak puas karena ditegur Muchlis, seorang pemuda melaporkan hal ini kepada ayahnya yang juga ikut berada di lokasi tongkrongan anak-anak muda ini.

Orang tua ini langsung mendekati Muchlis, dan memprovokasi suasana. Dia pertama kali melepaskan pukulan ke wajah Muchlis. Serentak Muchlis pun dikeroyok.

Anggota Brimob ini berupaya menghindar dengan berlari menuju rumah seorang kawannya. Sialnya, justeru Muchlis malah menuju rumah orang tua provokatur tadi.

Tak ampun, Muchlis terus diberondong pukulan. Sambil berupaya berkelit, Muchlis akhirnya bisa mengindar di rumah kawannya. Temannya berhasil melerai, hingga kemudian datang aparat kepolisian di tempat kejadian perkara.

Saat terjadi pengeroyokan, istri Muchlis yang merupakan anggota Satlantas Polres Sikka,
menelpon salah seorang anggota polres yang berdomisili di sekitar TKP.

Setengah jam berselang, 30 menit kemudian Patroli Polres Sikka dan anggota Brimob Maumere tiba di lokasi kejadian dan mengamankan situasi.

Atas kejadian pengeroyokan ini, malam itu juga Muchlis langsung membuat laporan kepolisian. Penyidik Polres Sikka telah mengambil keterangan sejumlah saksi.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini