Anggota Brimob Maumere Babak Belur Dikeroyok Warga Nangahure

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 09:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 43 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Brimob Maumere membuat laporan kepolisian atas tindakan pengeroyokan terhadap dirinya, Jumat (28/8) (foto: istimewa)

Anggota Brimob Maumere membuat laporan kepolisian atas tindakan pengeroyokan terhadap dirinya, Jumat (28/8) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Wajah Muchlis Ramadhan terlihat babak belur. Anggota Brimob Maumere berpangkat Briptu itu ternyata dikeroyok sejumlah warga Nangahure Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat.

Wajah Muchlis tampak lebam akibat pukulan. Mata bagian kiri kelihatan bengkak. Kaki kirinya terdapat bekas goresan yang memerah.

“Sekitar 15-16 orang yang keroyok. Saya sudah mengaku anggota Brimob, tapi mereka tidak peduli,” cerita Muchlis di Mapolres Sikka, Jumat (28/8) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa pengeroyokan ini terjadi Jumat (28/8) sekitar pukul 19.20 Wita. Kala itu Muchlis bersama istri, anak, mertua, dan saudaranya ke Nangahure untuk urusan keluarga. Mereka mengendarai sebuah kendaraan pribadi.

Muchlis yang menyetir kendaraan, lalu memarkirkannya di depan rumah keluarga. Sontak sekelompok pemuda yang sedang duduk berkumpul di situ, langsung mengelilingi kendaraan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Merasa ada keanehan, Muchlis pun mempertanyakan alasan mereka melingkari kendarannya. Pertanyaan Muchlis ini rupanya membuat para pemuda ini tersinggung.

“Kalau kami mau lihat, memangnya kenapa,” cerita Muchlis mengulangi hardikan seorang warga Nangahure.

Tidak puas karena ditegur Muchlis, seorang pemuda melaporkan hal ini kepada ayahnya yang juga ikut berada di lokasi tongkrongan anak-anak muda ini.

Orang tua ini langsung mendekati Muchlis, dan memprovokasi suasana. Dia pertama kali melepaskan pukulan ke wajah Muchlis. Serentak Muchlis pun dikeroyok.

Anggota Brimob ini berupaya menghindar dengan berlari menuju rumah seorang kawannya. Sialnya, justeru Muchlis malah menuju rumah orang tua provokatur tadi.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Tak ampun, Muchlis terus diberondong pukulan. Sambil berupaya berkelit, Muchlis akhirnya bisa mengindar di rumah kawannya. Temannya berhasil melerai, hingga kemudian datang aparat kepolisian di tempat kejadian perkara.

Saat terjadi pengeroyokan, istri Muchlis yang merupakan anggota Satlantas Polres Sikka,
menelpon salah seorang anggota polres yang berdomisili di sekitar TKP.

Setengah jam berselang, 30 menit kemudian Patroli Polres Sikka dan anggota Brimob Maumere tiba di lokasi kejadian dan mengamankan situasi.

Atas kejadian pengeroyokan ini, malam itu juga Muchlis langsung membuat laporan kepolisian. Penyidik Polres Sikka telah mengambil keterangan sejumlah saksi.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA